Di usia 102 tahun, pria ini masih sehat dan aktif berjualan nasi bebek di Jakarta Barat. Kisah hidup sederhana dan keikhlasannya bikin netizen terharu.
Sosok penjual nasi bebek berusia 102 tahun mendadak mencuri perhatian netizen. Di usia yang terbilang sangat sepuh, pria bernama Junaedi ini masih tampak sehat dan lincah.
Ia bahkan aktif berjualan setiap hari, membuat banyak orang tercengang sekaligus terharu. Kisah Pak Junaedi viral setelah dibagikan oleh kreator konten pemilik akun Instagram @matirnomatters (12/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video tersebut, terlihat Pak Junaedi melayani pembeli dengan sigap. Pendengarannya masih bagus, tubuhnya tegap, bahkan rambutnya masih tampak hitam meski bercampur uban.
Junaedi, pria berusia 102 tahun yang merupakan penjual nasi bebek. Foto: Instagram/@matirnomatters |
Pak Junaedi merupakan pria asli Solo, Jawa Tengah. Ia mengaku sejak kecil jarang mengalami sakit berat.
"Kalau sakit paling flu atau masuk angin saja, nggak pernah yang serius," tuturnya dalam video yang dikonfirmasi detikFood (3/1).
Menurutnya, usia panjang bukan karena ramuan atau pola hidup tertentu, melainkan semata-mata rahasia Tuhan. "Umur panjang itu rahasia Allah," ujarnya singkat.
Meski telah berusia lebih dari satu abad, pria kelahiran 1923 ini sempat rutin berolahraga bulu tangkis.
Sayangnya, aktivitas tersebut kini terhenti karena matanya mengalami katarak. Namun semangat hidupnya tak surut.
"Jangan berpikir yang macam-macam, kita ibadah saja, mencari nafkah untuk keluarga, bergaul, jangan mengada-ada," pesannya.
Warungnya bernama Nasi Bebek Kaleya Pak Juanedi di Jakarta Barat. Foto: Instagram/@matirnomatters |
Ia telah berjualan nasi bebek selama 11 tahun terakhir. Warungnya bernama Bebek Kaleyo Pak Junaedi, berlokasi di Jalan Raya Duri Kosambi No.1, Cengkareng, Jakarta Barat.
Setiap hari, ia membawa sekitar 50 potong bebek untuk dijual. Sang istri bertugas memasak, sementara Pak Junaedi melayani pembeli.
Sebelum berjualan, Pak Junaedi sempat bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di bidang statistik. Menurutnya, justru saat tidak bekerja, tubuhnya terasa lebih mudah sakit.
"Masih digerakkan Allah ya kita bekerja," katanya. Ia pun selalu menekankan pentingnya keikhlasan dalam menjalani hidup.
Junaedi menawarkan seporsi nasi bebek dengan harga Rp 27.000. Foto: Instagram/@matirnomatters |
Nasi bebek racikan istrinya dijual seharga Rp 27.000 per porsi. Bebeknya dikenal empuk, gurih, dan disajikan dengan bumbu hitam khas yang menggugah selera.
Videonya pun ramai ditanggapi netizen. Banyak yang terharu dengan pola pikir dan perjuangan hidup Pak Junaedi.
"Aku yakin banget bapaknya ini punya pikiran yang bebas, hati tenang dan bersih. MasyaAllah sehat-sehat ya, Pak," tulis seorang netizen.
"Umur segitu ingatannya masih tajam, diajak ngobrol masih nyambung, bahkan masih aktif bekerja. Jiwa bapak ini sangat sehat. Masyaallah," tulis netizen lainnya.
(raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN