2026 Tiba! Ini 5 Makanan yang Diprediksi Bakal Jadi Tren

2026 Tiba! Ini 5 Makanan yang Diprediksi Bakal Jadi Tren

Riska Fitria - detikFood
Jumat, 02 Jan 2026 16:30 WIB
Toppoki atau tteokbokki
Foto: iStockphoto
Jakarta -

Tren makanan 2026 diprediksi makin beragam, dari rasa unik hingga makanan fungsional. Ini deretan kuliner yang diprediksi bakal naik daun tahun depan.

Dunia kuliner terus bergerak mengikuti selera dan gaya hidup masyarakat. Memasuki 2026, tren makanan kian beragam dan penuh kejutan.

Tak sekadar enak, makanan kini dituntut lebih fungsional dan berkarakter. Mulai dari rasa unik hingga manfaat kesehatan jadi sorotan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Media sosial dan industri makanan ikut membentuk arah tren. Apa yang viral kerap berujung hadir di kafe, restoran, hingga rak supermarket.

Dikutip dari National Geographic (16/12), berikut 5 makanan yang diprediksi menjadi tren 2026:

1. Hojicha

Menyeruput Seduhan Matcha hingga Hojicha Langka Asli dari JepangIlustrasi hojicha. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Hojicha adalah teh hijau Jepang yang dipanggang hingga berwarna cokelat kemerahan. Kelangkaan matcha global membuat hojicha kini ikut naik daun.

ADVERTISEMENT

Proses sangrai suhu tinggi memberi rasa smoky dan nutty khas pada jenis teh ini. Tanin berkurang sehingga rasanya lebih lembut dan kafeinnya rendah.

Minat pada hojicha meningkat di berbagai kafe. Banyak tempat kini menyajikan hojicha latte sebagai alternatif matcha di Inggris dan Amerika Serikat.

2. Tteokbokki

Tteokbokki adalah kue beras kenyal yang banyak disajikan sebagai street food di Korea. Hidangan ini mendunia berkat tren media sosial dan dukungan idol K-pop.

Popularitas tteokbokki makin melonjak lewat berbagai resep online. Chef hingga jaringan supermarket Korea ikut mempopulerkannya.

Tteokbokki kini banyak muncul di buku masak. Variasinya beragam, dari rasa pedas manis hingga saus lengket khas Korea.

3. Acar

Tren Terbaru di TikTok, Makan Acar Timun Pakai Bubuk GlitterIlustrasi acar. Foto: TikTok

Menu sehat berupa acar atau pickle kian populer karena rendah kalori dan dianggap baik untuk pencernaan. Tak cuma acar utuh, rasanya kini hadir di minuman hingga es krim.

Minuman berbasis pickle kembali tren, dari martini hingga jus acar untuk koktail. Cita rasa asam-gurihnya dianggap unik dan menyegarkan.

Camilan rasa dill pickle juga makin diminati di Eropa. Bahkan restoran cepat saji ikut menghadirkan menu berbumbu acar.

4. Makanan Pedas-Manis

Perpaduan rasa manis dan pedas atau swicy (sweet-spicy) jadi tren global. Kombinasi ini ramai dibicarakan dan digemari di media sosial.

Tren swicy muncul di camilan hingga makanan sarapan. Produk rasa madu pedas hingga buah-pedas mencatat lonjakan peluncuran global.

Restoran juga mengadopsi rasa swicy, terutama pada pizza. Perpaduan manis dan pedas dianggap memberi sensasi rasa seimbang.

5. Makanan Tinggi Serat
Makanan Tinggi SeratMakanan Tinggi Serat Foto: Getty Images/Nadiia Borovenko

Makanan tinggi serat kini makin populer di media sosial. Serat dikenal baik untuk pencernaan, gula darah, dan kesehatan usus.

Banyak kreator membagikan resep berbasis kacang, biji-bijian, dan gandum utuh. Chef ternama juga mengampanyekan konsumsi serat lewat menu harian.

Produk tinggi serat kini makin banyak di pasaran. Serat ditambahkan ke pasta, roti, hingga makanan nabati siap santap.

Halaman 2 dari 3
(raf/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads