Kota Jogja jadi destinasi liburan paling favorit di akhir tahun 2025. Di X, banyak netizen curhat terkait drama getok harga sampai makanan di Jogja.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.
Sejak periode 20 hingga 31 Desember 2025, jumlah pengunjung yang datang ke berbagai daerah di Jawa Tengah mencapai sekitar 8,6 juta orang. Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga akhir masa liburan pada Minggu, 4 Januari 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu kota yang paling dipadati wisatawan lokal adalah Jogja. Dikenal sebagai kota wisata, beragam kuliner sampai atraksi wisata jadi daya tarik utama mengapa orang-orang rela desak-desakan liburan ke kota pelajar ini.
Dari sini pula muncul banyak 'drama' yang dibagikan oleh netizen di X, terkait pengalaman kuliner yang mereka alami selama liburan di Jogja saat libur tahun baru.
Mulai dari netizen yang merasa jadi korban getok harga saat jajan makanan, netizen komplain dengan kehadiran penjual makanan kaki lima, sampai kenaikan harga makanan. Berikut lima curhatan netizen di X terkait kulineran di Jogja:
1. Getok Harga Nasi Gudeg
Getok Harga Nasi Gudeg. Foto: X |
Akun sharing seputar kota Yogyakarta di X, @jogja_base, jadi tempat netizen membagikan keluh kesah mereka. Salah satunya drama wisatawan Jogja di hari pertama 2026. Lewat foto tangkapan layar, ada wisatawan yang merasa kena getok harga saat makan nasi gudeg di kawasan Malioboro.
"Guys hati-hati kalau mau makan di depan Malioboro Jogja. Harganya mahal banget. Nasi gudeg tiga porsi dengan lauk telur, serta es teh manis harganya Rp 85.000," curhat wisatawan tersebut (01/01/2026).
Unggahan ini menimbulkan pro dan kontra. Banyak netizen yang merasa harga tersebut masih dalam batas wajar, apalagi wisatawan itu makan di kawasan Maliboro yang memang tempat wisata.
"Kalian kalau masih permasalahin harga nasi telur Rp 25.000 di musim liburan seperti ini, mending kalian liburannya ke Waterboom aja deh, yang bisa bawa mie instan," sindir netizen di X.
2. Merasa Tertipu Penjual Sosis
Merasa Tertipu Penjual Sosis. Foto: X |
Selain akun @Jogja_base, ada juga akun @merapi_uncover yang selalu aktif bagikan informasi di kawasan Jogja dan sekitarnya di X. Baru-baru ini seorang netizen X dengan identitas anonim yang merasa tertipu saat jajan sosis kaki lima di kawasan Mangkubumi - Tugu Jogja.
"Saya membeli sosis dari penjual keliling (bukan booth UMKM). Awalnya saya menanyakan harga dan dijawab Rp15.000 per porsi, sehingga saya setuju untuk membeli. Namun, setelah makanan disiapkan, saya tiba-tiba diminta membayar Rp30.000 dengan alasan harga Rp15.000 hanya untuk isi dua, sedangkan yang diberikan berisi empat. Padahal, sejak awal tidak ada penjelasan mengenai varian harga," curhatnya (31/12/2025).
Selain itu, sosis yang dijual ternyata masih mentah dan tidak dimasak. Penjual juga terlihat terburu-buru, sehingga tidak ada kesempatan untuk melakukan konfirmasi.
"Saya membagikan pengalaman ini hanya sebagai pengingat agar teman-teman lebih berhati-hati saat jajan di area wisata," pungkasnya.
Tentunya curhatan ini mendapatkan banyak komentar dari netizen X. Banyak yang ikut kesal dengan aksi penjual makanan dadakan yang hanya ingin cari untung seperti ini.
"Dari foto sosisnya saja sudah kelihatan kalau itu masih mentah. Sosis cuma disayat-sayat, tapi gak dibakar. Emang pedagang makanan dadakan gini kasih harga suka gak ngotak," kritik netizen X.
3. Penjual Sate Berkeliaran di Maliboro
Sate Kere di pedestrian Malioboro, Jogja Foto: Zhafran Naufal Hilmy/detikJogja |
Kawasan Maliboro memang masih jadi pusat wisata favorit di Yogyakarta. Mulai dari penjual bakpia, oleh-oleh, sampai penjual sate, semuanya bisa ditemukan di Malioboro. Namun hal ini justru membuat sebagian wisatawan merasa terganggu.
"Stop beli sate di Malioboro, lur. Yang pertama, itu bukan makanan khas Jogja. Selain itu, asap rokok saja dilarang, apalagi asap sate sebanyak itu yang jelas mengganggu. Jualannya juga kadang menghalangi pejalan kaki dan mereka tidak membayar apa pun. Kasihan yang sudah bayar ruko, bajunya jadi terkena asap," curhat netizen anonim via akun @jogja_base (31/12/2025).
Kritikan ini menimbulkan perdebatan di X, karena ada yang setuju dan ada yang merasa tidak terganggu.
"Emang sampean yang menciptakan tanah di Malioboro? Kok larang-larang orang berdagang dan membeli sate," kritik @kom**.
"Pernah lihat salah satu penjual sate di sana masukin bumbu sate bekas pembeli ke wadah bumbu, buat mereka pakai lagi ih," komen @keto**.
4. Getok Harga Beli Nasi Telur
Liburan ke Jogja, 5 Netizen Curhat Kena Getok Harga hingga Komplain Makanan Foto: X |
Muncul lagi curhatan dari pengguna X via @merapi_uncover, yang bertanya apakah wajar makan nasi dengan lauk telur dan ayam goreng tepung, harganya sampai Rp 103.000.
"Min mau tanya sama warga Jogja dong, apa harga segini wajar ya, nasi telur dua, dan ayam tepung 1," tanya netizen tersebut (01/01/2026).
Di dalam nota tersebut tampak nasi rames tiga porsi harganya Rp 75.000. Sementara tiga es teh man is harganya Rp 18.000. Dengan tambahan biaya lain sebesar Rp 10.000.
Menanggapi hal ini, netizen merasa harga tersebut masih wajar, apalagi di musim liburan ini. Meski begitu beberapa netizen tetap menyarankan agar semua orang bertanya harga makanan lebih dulu sebelum pesan makanan.
5. Harga Olive Fried Chicken Naik
Harga Olive Fried Chicken Naik. Foto: X @rohadisantoso |
Sebagai salah satu ikon kuliner enak dari kota Yogyakarta, Olive Fried Chicken tak pernah sepi dari pembeli. Menu yang disajikan memang berkiblat ke fast food gaya lokal, dari ayam goreng tepung, chicken steak sampai ayam geprek.
Baru-baru ini pengguna X @rohadisantoso, membagikan foto via @merapi_uncover tentang pemberitahuan kenaikkan harga makanan di Olive Fried Chicken per 1 Januari 2026. Harga ayam goreng sayap dari Rp 7.000 ke Rp 8.000, begitu juga dengan harga Paha Atas jadi Rp 15.000. Serta menu Chicken Steak dari Rp 13.000 - Rp 14.000.
Cuitan ini dilihat sebanyak 1 juta kali dan mendapatkan lebih dari 288 komentar.
"Dulu ngalami jajan di Olive Fried Chicken, pesen paket Teh 1, dapet nasi dan ayam sayap serta es teh cuma Rp 5.000. Sekarang sayapnya aja Rp 8.000," curhat @ari***.
Saksikan Live DetikSore :
Simak Video "Video Berbuka Puasa dengan Hidangan Kampung ala Warung Joglo di Denpasar"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)






KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN