Serasa Kena Getok Harga, Pelanggan Ini Beli Nasi Padang Ditagih Rp 125 Ribu

ADVERTISEMENT

Serasa Kena Getok Harga, Pelanggan Ini Beli Nasi Padang Ditagih Rp 125 Ribu

Atiqa Rana - detikFood
Jumat, 27 Jan 2023 16:30 WIB
Serasa Kena Getok Harga, Pelanggan Ini Beli Nasi Padang Ditagih Rp 125 Ribu
Foto: FB screengrab / Giant
Jakarta -

Seorang pelanggan mempertanyakan harga nasi padang yang ia beli di sebuah gerai. Tampaknya ia terkena kejadian getok harga karena ditagih sampai Rp 125 ribu.

Dengan adanya kenaikan harga bahan baku serta beberapa faktor lain, akhirnya tak sedikit warung yang turut menaikkan harga menu makan mereka.

Bahkan ada beberapa warung makan yang memang dengan sengaja melakukan getok harga ke pelanggan sehingga harga makanan yang dijual cukup tinggi. Alhasil, banyak pelanggan turut mempertanyakan harga tersebut. Salah satunya seperti pelanggan ini yang belum lama mempertanyakan harga makanan di warung yang menurutnya cukup gila.

Melalui laman Facebook tepatnya di grup komplain, seorang pelanggan yang tidak diketahui namanya ini mengunggah sebuah foto makanan yang ia beli berupa nasi padang dengan tambahan telur dan ayam goreng. Pelanggan ini pun membelinya pada Minggu (22 Januari) di Giant Hypermarket, Singapore, lapor theindependent.sg (24/01).

Serasa Kena Getok Harga, Pelanggan Ini Beli Nasi Padang Ditagih Rp 125 RibuPelanggan ini membelinya di food court yang terletak di Giant Hypermarket, Singapore. Foto: FB screengrab / Giant

Makanannya terlihat biasa saja dengan porsi sedang, namun hal yang membuat pelanggan ini cukup bingung perihal harga yang menurutnya sangat mahal. Pasalnya, ia harus mengeluarkan uang sebesar S$11 atau sekitar Rp 125 ribu untuk seporsi nasi dan dua lauk itu.

Unggahannya di Facebook ini diberi keterangan, "S$11 untuk ayam dan nasi? Apakah saya sudah terlalu tua, atau memang harga di pasar sudah menjadi sangat gila?"

Serasa Kena Getok Harga, Pelanggan Ini Beli Nasi Padang Ditagih Rp 125 RibuSeperti ini tampilan nasi padang yang dibeli oleh pelanggan seharga Rp 125 ribu. Foto: FB screengrab / Giant

Setelah melakukan komplain dan bertanya ke banyak orang di Facebook, rupanya bukan dia saja yang merasa harga makanannya mahal. Namun, banyak netizen lain yang sependapat dengannya dengan berkomentar bahwa harga tersebut terlalu berlebihan.

Seorang netizen mengungkap, "Ini dijual terlalu mahal, perampokan di siang hari."

Netizen lain juga itu berkomentar, "Hanya saat Tahun Baru Imlek yang bisa melakukan hal tak adil seperti ini. Anda seharusnya bertanya seberapa banyak kenaikan harganya sebelum membeli. Beberapa penjual bahkan lebih seram dari perampok."

Terlepas dari harga yang mahal, ada hal yang mengganjal. Seorang netizen lain bercerita jika sehari sebelumnya ia makan di tempat tersebut tetapi tidak ditagih dengan harga semahal itu. Padahal menu yang dipilih sama.

Netizen dengan nama pengguna Mira Ahmad ini mengungkap, "Itu aneh. Saya dan suami saya makan disana kemarin. Dia (suaminya) ambil satu ayam, dua perkedel, dan telur yang sama dengan kamu, ditambah sambal goreng. Totalnya hanya S$9 (Rp 109 ribu). Anda harus bertanya ke warung itu kenapa menagih begitu mahal."

Sementara netizen lain juga memperingati jika nasi padang di Giant Hypermarket memang mahal. Netizen bernama Dan Ism ini mengungkap, "Hati-hati guys. Tanya dulu harganya sebelum mengambil makanan."

"$11???? Ini harganya terlalu berlebihan hanya untuk lauk yang ada di piring itu. Mungkin lain kali kamu harus mendapat klarifikasi tentang rincian harga makanan yang ditagih," ungkap netizen lain yang menyarankan pelanggan ini untuk meminta rincian harga.

Tampaknya pelanggan tersebut telah terkena getok harga di warung nasi padang ini. Dia sudah berusaha untuk membawa kasus ini ke management food court di Giant Hypermarket untuk menanyakan langsung ke warung itu. Sayangnya, sampai saat ini belum ada kabar apapun.

(aqr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT