ADVERTISEMENT

Pandangan Islam Soal Teknik Flambe yang Pakai Alkohol untuk Hasilkan Api

Riska Fitria - detikFood
Senin, 19 Sep 2022 13:00 WIB
Teknik memasak flambe
Foto: iStock
Jakarta -

Memasak dengan teknik flambe sering dilakukan oleh para chef di restoran. Biasanya dilakukan dengan menuangkan alkohol. Ini pandangannya dalam Islam.

Flambe adalah teknik memasak dengan mengobarkan api pada masakan. Teknik memasak ini biasanya menggunakan alkohol yang dituangkan ke masakan, sehingga apa akan menjalar tinggi.

Teknik memasak ini sering dilakukan oleh para chef di restoran Prancis, Western dan Chinese food. Dengan jalaran api tinggi dapat menarik dan mengesankan pengunjung.

Di samping itu, teknik flambe juga bisa memberikan tekstur dan cita rasa khas pada sebuah masakan. Sayangnya, belum banyak yang tahu bahwa teknik memasak ini menggunakan alkohol.

Berikut penjelasannya:

1. Cara Melakukan Teknik Flambe

Teknik memasak flambeTeknik flambe dilakukan dengan menuangkan alkohol pada wajan yang panas. Foto: iStock

Teknik flambe dilakukan dengan menuangkan alkohol pada wajan yang panas. Dengan cara ini, alkohol akan terbakar, sehingga api akan menyala dan menjalar tinggi.

Cara ini membuat makanan bisa memperoleh panas yang lebih merata serta aroma yang halus tanpa diikuti rasa alkohol yang menempel. Di Indonesia, teknik ini sudah banyak dilakukan.

Bahkan penjual nasi goreng pinggir jalan pun sudah banyak yang menggunakan teknik ini. Sepertinya memang terlihat seru ketika melihat atraksi memasak dengan teknik flambe.

Namun, muslim perlu waspada akan kehalalan bahan yang digunakan untuk menerapkan teknik yang satu ini. Sebab ada beberapa bahan yang sering digunakan untuk teknik flambe.

Baca Juga: Keutamaan Makan Bersama Satu Nampan Seperti Ajaran Nabi Muhammad SAW

2. Bahan-bahan yang Digunakan

Teknik memasak flambeBeberapa bahan yang digunakan untuk teknik memasak flambe ini adalah angciu, rum, dan wiski. Foto: iStock

Beberapa bahan yang digunakan untuk teknik memasak flambe ini adalah angciu, rum, dan wiski. Angciu merupakan sejenis khamr yang biasa digunakan pada masakan Tiongkok.

Angciu biasa digunakan sebagai penyedap rasa atau pengempuk daging. Angciu ini biasa dikenal dengan istilah arak masak atau arak merah, sehingga banyak yang mengira bahan ini tidak termasuk khamr.

Kemudian ada rum, sejenis minuman beralkohol hasil fermentasi dan distilasi dari tetes tebu atau air tebu yang merupakan produk samping industri gula.

Ada dua jenis rum, yakni rum putih yang biasa jadi campuran koktail dan rum cokelat yang biasa untuk membuat kue dan memasak dengan teknik memasak flambe.

Begitu juga dengan wiski, minuman alkohol hasil fermentasi dari sisa-sisaserealia sesudah panen. Wiski biasanya digunakan untuk memasak teknikflambe pada hidangan Prancis dan Western.



Simak Video "Bikin Laper: Oseng-oseng Pedas Cumi hingga Ikan Cakalang "
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT