Cuan! 5 Anak Muda ini Sukses Jual Makanan hingga Omzetnya Ratusan Juta

ADVERTISEMENT

Cuan! 5 Anak Muda ini Sukses Jual Makanan hingga Omzetnya Ratusan Juta

Yenny Mustika Sari - detikFood
Kamis, 15 Sep 2022 15:00 WIB
Kisah sukses penjual basreng
Foto: YouTube Pejuang Duit
Jakarta -

Penjual makanan sukses ternyata banyak yang masih muda berusia 20 tahunan. Ada yang sukses menjual gorengan hingga basreng dengan omzet ratusan juta rupiah.

Kesuksesan bisa didapatkan dari beragam cara. Ada yang sukses karena bekerja secara formal dan ada pula yang dari berwirausaha seperti menjual makanan.

Dengan menjual makanan, 5 anak muda ini mampu menuai kesuksesan. Tentunya bukan dengan cara instan, melainkan kerja keras berjualan makanan.

Kisah sukses anak muda yang menjual makanan ini sangat menginspirasi. Ada yang menjual gorengan, cumi bakar, hingga pengusaha basreng online.

Berikut 5 anak muda yang sukses menjual makanan:

1. Penjual Gorengan

Kisah sukses penjual gorengan tampanKisah sukses penjual gorengan tampan Foto: YouTube Kawan Dapur

Penjual gorengan satu ini sempat mencuri perhatian karena parasnya yang tampan. Tak hanya karena parasnya, tapi gorengan yang ia jual juga enak.

Andi Saputra, pemuda asal Bogor, Jawa Barat ini setiap hari menjual gorengan dengan gerobak di Jalan Pemuda. Beragam jenis gorengan ia jual, mulai dari pisang goreng, tempe, combro, hingga gandasturi.

Pria berusia 24 ini menceritakan kalau gerobak gorengannya selalu ramai. Omzetnya dalam per bulan juga fantastis karena mencapai ratusan juta rupiah. Dari hasil berjualan, Andi bisa membangun rumah, membeli motor dan mobil.

Baca Juga: Kisah Sukses Pria Tampan Penjual Gorengan Beromzet Ratusan Juta Per Bulan

2. Penjual Maklor

Penjual maklor ganteng di MalangPenjual maklor ganteng di Malang Foto: YouTube Kawan Dapur

Penjual maklor di Malang ini berjualan di depan kampus Universitas Negeri Malang. Tak hanya karena rasa jajanan ini yang enak, tapi juga berparas tampan. Mayoritas pelanggannya adalah perempuan.

Pria bernama Dicky ini menjual maklor atau makaroni telur ini dengan harga Rp 6.000 saja per porsinya. Dicky menceritakan awalnya berjualan di depan rumah hingga kini memiliki 3 cabang.

Omzetnya juga tak diragukan lagi. Pada setiap cabang ia mendapakan sekitar Rp 1 jutaan dalam sehari. Jika dikalkulasikan selema sebulan, omzetnya mencapai Rp 30 juta untuk 1cabang saja.



Simak Video "Bikin Laper: Nagihnya Pad Thai Udang Jumbo di Pasar Thailand"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT