Demi Ikut Kejuaraan Sepeda, Remaja Ini Jualan Kopi di Pinggir Jalan

Sonia Basoni - detikFood
Rabu, 02 Feb 2022 12:30 WIB
Demi Ikut Kejuaraan Sepeda, Remaja Ini Jualan Kopi di Pinggir Jalan
Foto: WOB/Site News
Jakarta -

Demi bisa mengikuti kejuaraan sepeda di Prancis, remaja ini rela berjualan kopi di pinggir jalan. Ia bertujuan mengumpulkan uang untuk mewujudkan mimpinya selama ini.

Bercita-cita menjadi atlet sepeda BMX, membuat remaja berusia 17 tahun ini tak pernah menyerah untuk berjuang menggapai mimpinhya. Bahkan ia rela berjualan kopi di pinggir jalan untuk mencari uang sendiri.

Kisah ini dibagikan oleh situs WOB (22/01/22). Seorang remaja bernama Darwish Putra Muhd Sanusi asal Selangor, Malaysia, bemimpi untuk mengikuti kejuaraan BMX World Championship di Prancis pada bulan Juli mendatang.

Untuk mewujudkan cita-citanya ini, ia membutuhkan banyak biaya tapi ia tidak ingin merepotkan kedua orangtuanya. Akhirnya ia membuka satu warung tenda kecil-kecilan dan berjualan kopi di pinggir jalan demi bisa menabung ke Prancis.

Baca Juga: Demi Keluarga, Bocah Kelas 3 SD Ini Bantu Ibu Jualan Sup Ubi

Darwish membuka warung tenda ini di jalanan Alam Budiman. Bukan tanpa alasan mengapa ia giat berjualan kopi. Kamembutuhkan dana sekitarRM 60,000 (Rp 205 juta) untuk bisa mengikuti kejuaraan besar sepeda BMX yang diselenggarakan di Indonesia, Thailand dan Korea Selatan. Harapan lainnya, ia bisa memasuki kualifikasi mengikuti kejuaraan sepeda BMX kelas dunia di Prancis.

Demi Ikut Kejuaraan Sepeda, Remaja Ini Jualan Kopi di Pinggir JalanRemaja Ini Jualan Kopi di Pinggir Jalan Foto: WOB/Site News



Kegemaran Darwish pada dunia sepeda BMX sudah dimulai sejak masih kecil. Ia mendapatkan banyak dukungan dari keluarganya. Kini setiap harinya ia membuka kedai kopi kaki limanya dibantu oleh sang ayah dan keluarganya.

Uniknya lagi Darwish lah yang menyeduh dan membuat semua kopinya sendiri di malam hari. Kemudian ia simpan dan kemas untuk persiapannya berjualan di sore hari. Ia juga masih sekolah dan rutin melakukan sesi olahraga di pagi hari, meski harus berjualan kopi di sore harinya.

Warung kopinya ini buka sejak pagi hari sampai jam jelang malam hari. Meski hanya berjualan es kopi saja, tapi pelanggannya sudah cukup banyak. Apalagi Darwish membuat kopinya secara fresh setiap harinya.

Ia mengakui bahwa banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi demi menggapai mimpi-mimpinya. Namun ia tidak pantang menyerah dan terus berjuang berjualan kopi. Ia berharap mimpinya bisa mengikuti kejuaraan sepeda BMX di Prancis bisa terwujud.


Baca Juga: Kisah Bocah 6 SD Jualan Keripik demi Obati Sang Ibu



Simak Video "Bikin Laper: Enaknya Kepiting Saus Tiram di Popa Seafood PIK"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)