Buka Usaha Nasi Lemak Kekinian, Anak Muda Ini Rugi Rp 476 Juta

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 06 Jan 2022 16:00 WIB
Buka Usaha Nasi Lemak Kekinian, Anak Muda Ini Rugi Rp 476 Juta Foto: Site News
Jakarta -

Jatuh bangun mendirikan usaha kuliner di tengah pandemi memang tak mudah. Anak muda ini bahkan harus kehilangan uang ratusan juta rupiah setelah berjualan nasi lemak.

Banyak orang yang mencoba peruntungan mereka untuk berjualan makanan atau minuman. Tak hanya orang dewasa saja, bahkan remaja atau anak-anak muda juga rela mengeluarkan banyak uang untuk mendirikan bisnis kuliner sendiri.

Baca Juga:Hassan Sunny, Kiper Timnas Singapura yang Jualan Nasi Padang" selengkapnya

Namun tentunya tak semua bisnis berjalan mulus. Banyak pasang surut sampai tantangan yang harus dihadapi para pengusaha kuliner muda ini. Seperti yang dialami Jason Koh dan Cleavon Tan. Dua anak muda berusia 24 dan 25 tahun asal Singapura ini memutuskan untuk berjualan nasi lemak.

Buka Usaha Nasi Lemak Kekinian, Anak Muda Ini Rugi Rp 476 JutaBuka Usaha Nasi Lemak Kekinian, Anak Muda Ini Rugi Rp 476 Juta Foto: Site News

Berbeda dengan nasi lemak pada umumnya, Jason dan Tan sengaja membuat nasi lemak kekinian dengan menambahkan menu modern, lengkap dengan nama brand kekinian yaitu 'Ah Lemak'.

Dilansir dari AsiaOne (06/01), Ah Lemak ini cukup unik. Jason dan Tan menyajikan menu nasi lemak dengan berbagai lauk. Seperti nasi lemak unagi, atau tambahan belut khas Jepang yang membuat jualan mereka jadi unik.

Meski begitu, usaha nasi lemak kekinian mereka ini tidak berlaangsung lama. Padahal lokasih Ah Lemak berada di salah satu kafe di daerah Tampines West, yang cukup terkenal dengan makanan-makanannya.

Mereka juga mendapatkan review atau ulasan yang baik tentang rasa makanan mereka yang enak. Sayangnya mereka tidak bisa mendapatkan pembeli, karena nasi lemak yang mereka jual dinilai mahal.

Buka Usaha Nasi Lemak Kekinian, Anak Muda Ini Rugi Rp 476 JutaBuka Usaha Nasi Lemak Kekinian, Anak Muda Ini Rugi Rp 476 Juta Foto: Site News

Selang lima bulan dari pembukaan Ah Lemak, akhirnya Jason dan Tan harus gulung tikar dan merelakan uang ratusan juta rupiah karena merugi.

Menurut mereka, banyak orang yang tidak mau membeli nasi lemak di sana karena dianggap kemahalan.

"Salah satu pembeli sempat bulang bahwa nasi lemak dengan potongan paha ayam harganya SGD 6.50 (Rp 68.847), dibilang terlalu mahal. Padahal sebenarnya harga makanan ini normal-normal saja, karena kita memakai potongan paha ayam utuh," jelas Jason.

Menu makanan di Ah Lemak berkisar dari SGD 4.20 (Rp 44.000), berisi nasi lemak dengan sayap ayam. Ada juga menu nasi lemak seafood seharga SGD 19.90 (Rp 210.849), lengkap dengan menu kepiting, cumi dan tambahan ikan.

Selain itu kondisi ini semakin diperparah karena bulan Juli lalu angka pasien COVID-19 di sana sedang tinggi-tingginya, sehingga orang-orang tidak boleh makan di rumah.

Totalnya mereka harus merugi hingga SGD 45.000 (Rp 476 juta). Tanpa mendapatkan keuntungan sama sekali, dari beroperasi selama lima bulan berjualan nasi lemak kekinian.

Namun ini semua tidak membuat Jason dan Tan menyerah. Meski sudah rugi ratusan juta rupiah karena nasi lemak. Mereka berencana untuk kembali menciptakan sesuatu yang baru.

"Meski tidak membuat keuntungan selama lima bulan sejak berjualan, tapi kami akan kembali lebih kuat. Kami banyak merugi, tapi kami memutuskan untuk menutup kedai ini sementara dan mengerjakan hal yang berbeda," sambung Jason.

Keduanya sudah berencana untuk mengubah konsep Ah Lemak, tentunya dengan nama baru dan menu makanan baru.

Baca Juga: Lulus Kuliah, Wanita Cantik Ini Pilih Jualan Nasi Lemak di Pinggir Jalan" selengkapnya

Saksikan juga: Tangis Rindu Pak Ogah Pada Pak Raden

[Gambas:Video 20detik]





(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
Eureka
×
Misteri Multiverse
Misteri Multiverse Selengkapnya