5 Kuliner Malang Legendaris yang Selalu Ngangeni, Ada yang Sudah 100 Tahun!

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Rabu, 29 Des 2021 12:00 WIB
Sate Gebug di Malang
Foto: dok. detikFood/Muhammad Aminudin

3. Warung Rampal

Warung Rampal : Kelezatan Melegenda Soto Sapi Favorit Para Presiden RI5 Kuliner Malang Legendaris yang Selalu Ngangeni, Ada yang Sudah 100 Tahun! Foto: detikFood/Luthfi Baihaqy

Selain rawon, di Malang ada soto sapi legendaris yang sayang dilewatkan. Soto ini bahkan jadi favorit presiden Republik Indonesia (RI). Soto ini dijual Warung Rampal yang ada di seberang Lapangan Rampal, tepatnya di Jl. Panglima Sudirman No. 71A. Sejarahnya panjang karena sudah ada sejak tahun 1957, didirikan oleh Sangadi Syariah.

Menu di sini hanya ada dua yaitu soto dan rawon. Untuk sotonya dibanderol sekitar Rp 40 ribu per porsi, namun kalau mau pesan setengah porsi juga bisa. Soto sapi ini disajikan dalam mangkuk keramik putih bersama sepiring nasi putih yang diberi irisan jeruk nipis.

Kuahnya bening dengan jejak minyak kekuningan. Isiannya ada tauge, potongan daging sapi, taburan seledri, daun bawang, dan bawang goreng. Rasa kuah kaldunya yang gurih menyegarkan disukai banyak orang. Konon daging sapi di sini masih dimasak dengan teknik slow cooking yang tradisional yaitu selama 4 jam!

Baca Juga: Warung Rampal : Kelezatan Melegenda Soto Sapi Favorit Para Presiden RI

4. Puthu Lanang

Harum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun Lalu5 Kuliner Malang Legendaris yang Selalu Ngangeni, Ada yang Sudah 100 Tahun! Foto: Luthfi Baihaqy/detikcom

Tak melulu makanan 'berat', kuliner legendaris Malang juga termasuk jajanan manis ini. Namanya kue putu atau puthu buatan Puthu Lanang. Kamu bisa menyambangi gerainya di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Klojen.

Puthu Lanang sudah ada sejak tahun 1935, dirintis oleh Bu Supiah. Kini usahanya dikelola penerusnya, Rini. Adonan kue putu di sini dibuat dari tepung beras yang diselep atau ditumbuk sendiri. Pewarnanya juga alami yaitu hanya daun pandan.

Nantinya adonan kue putu dimasukkan dalam potongan bambu dengan isian parutan gula merah. Kue putu kemudian dikukus 3-5 menit. Cita rasa kue putu makin istimewa karena saus gula merah atau juruh yang dipakai di sini. Manis dan kental mirip karamel! Harga kue putu di sini sekitar Rp 10 ribu. Pastikan datang di sore hari agar tidak kehabisan.

Baca Juga: Harum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun Lalu

5. Es Tawon Kidul

Es Campur Legendaris di Malang; Es Tawon Kidul Dalem sudah berusia 65 tahun.5 Kuliner Malang Legendaris yang Selalu Ngangeni, Ada yang Sudah 100 Tahun! Foto: detikFood / Luthfi Baihaqy

Es Tawon Kidul menyajikan es campur legendaris khas Malang. Usaha ini sudah ada sejak tahun 1955, dirintis oleh Bu Yaminah. Saat ini penerusnya adalah Bu Sri Utami. Kamu bisa menyambangi gerainya di sebuah rumah di Jalan Zainul Arifin No. 15.

Es campur di sini punya keistimewaan dibuat dengan sirup gula dan kacang hijau olahan sendiri. Dalam segelas es campur terdiri dari cincau hitam, tapai, kacang hijau, alpukat, mutiara, dan siraman sirup merah khas Es Tawon. Sedangkan untuk es kacang hijau terdapat isian berupa mutiara, kacang hijau, alpukat, dan siraman sirup merah dari gula khas Es Tawon.

Selain dua menu di atas, Es Tawon Kidul juga menyediakan menu es kacang hijau alpukat, es kacang tape, es kacang hijau, es kacang hijau ketan hitam, dan bubur kacang hijau. Semua menu dibanderol dengan harga Rp 8.000 saja.

Baca Juga: Manis Segar Es Tawon Kidul Dalem yang Melegenda Sejak Tahun 1955


(adr/odi)