Makan Sendiri di Indonesia Sering Dicibir, Padahal Sudah Ngetren di Luar Negeri Sejak Dulu

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 18 Nov 2021 14:00 WIB
Tips makan sendirian Foto: Istimewa
Jakarta -

Problem makan sendirian di restoran atau tempat makan umum lainnya, masih dianggap aneh bahkan jadi bahan cibiran di Indonesia. Padahal tren ini sudah diterapkan sejak dulu di luar negeri.

Berawal dari curhatan salah satu netizen di akun sharing seputar makanan yang hits di Twitter, FFess. Muncul topik baru seputar fenomena makan sendirian di restoran atau di tempat umum, yang masih dianggap aneh oleh kebanyakan orang di Indonesia.

"Tadi aku makan hotplate ini sendirian, terus karyawannya pada ngetawain gitu dari belakang gak lama mereka pasang lagu 'dan akhirnya ku sendiri lagi karna kekasihku yang pergi' terus mereka ikut nyanyi sambil ketawa-tawa, pas bawain makanan aku pun udahnya ketawa-tawa lagi. Yuk biasakan melihat orang pergi sendiri," curhat netizen yang bersifat anonim, lengkap dengan foto menu makanan pesanannya yaitu kwetiau hotplate dengan bakso dan pangsit.

Curhatan ini berhasil mengundang perdebatan antar netizen. Bahkan dalam hitungan jam sudah ada ribuan orang yang memberikan komentar.

Baca Juga: Semalam Mimpi Sedang Makan? Ini Dia Artinya

Tips makan sendirianmakan sendirian Foto: Istimewa

"Emang beda ya resto abal-abal sama yang beneran resto. Ini waktu gue makan sendirian di restoran hot pot Haidilao, gue dikasih boneka buat nemenin gue makan. Lucu banget kan?" pamer @hit**, yang mengunggah foto boneka lucu di depan panci hot pot miliknya.

"Aku juga pernah kok. Bukan sama karyawannya, lebih ke pengunjungnya. Dia sama pacarnya ngetawain aku mulu, awalnya aku biasa aja, dan gak berpikir mereka ngetawain aku. Eh abis itu difoto dong akunya. Terus mereka ketawa, dan si cewe bilang 'ayo foto' lagi dia. Sumpah aku kesel," tulis @blac**.

Curhatan-curhatan ini hanya satu dari sekian banyak pengalaman netizen yang mengalami perlakuan tak enak, saat makan sendiri di Indonesia.

Melansir situs Solo Traveler (16/11), sebenarnya tren makan sendirian di kafe, tempat makan, sampai restoran merupakan hal yang sudah umum dilakukan di luar negeri sejak dulu.

"Makan sendirian bukan berarti ada kesepian, bukan juga berarti Anda tidak memiliki teman atau tidak bahagia. Mungkin bagi sebagian orang stigma ini lah yang membuat makan sendirian jadi dihindari, padahal hal ini justru menyenangkan," tulis Solo Traveler.

Elegant upset woman is expecting man for dinner in luxury restaurante indoor.Elegant upset woman is expecting man for dinner in luxury restaurante indoor. Foto: iStock

Begitu juga dengan situs Food Service, pada tahun 2019 lalu mereka meramalkan bahwa makan sendirian di luar akan menjadi tren di beberapa negara pada 5-10 tahun ke depan.

"Dalam kurun waktu 5 tahun, makan sendirian di restoran tidak akan lagi dipandang sebelah mata. Bahkan akan didukung karena hadirnya tren makan sendirian. Hal ini terlihat pada data yang diambil dari organisasi NPD Group, di mana lebih dari 40% restoran atau penyedia makanan di Australia didominasi oleh pelanggan yang makan sendirian atau disebut juga sebagai solo dining," jelas mereka.

Sementaratips dibagikan situs Solo Traveler. Mereka menyarankan orang-orang yang mau makan sendirian, memilih restoran yang bersifat indie atau kekinian. Restoran ini jauh lebih nyaman, karena pemikiran modern dari pegawai hingga pengunjung lainnya bahwa tidak masalah makan sendirian.

Elegant upset woman is expecting man for dinner in luxury restaurante indoor.Elegant upset woman is expecting man for dinner in luxury restaurante indoor. Foto: iStock

Pilih restoran dengan konsep outdoor yang terbuka, sehingga mereka yang makan sendirian tidak terlalu diperhatikan oleh pengunjung atau karyawan restoran.

Makan sendirian justru membuat orang lebih leluasa menentukan restoran atau jenis makanan apa yang akan mereka pesan. Mereka juga lebih santai menghabiskan makanan, atau mengeluarka kebiasaan saat makan yang tidak disukai orang-orang.

"Kalau menurut saya, makan sendirian atau pergi sendirian itu tidak ada salahnya. Malah lebih enak, karena bisa pergi ke restoran atau tempat makan manapun. Bisa nonton film atau baca buku. Bisa juga staycation (liburan) sendiri di hotel. Saya bukan orang introvert, tapi terlalu sering pergi atau menghabiskan waktu bersama orang setiap harinya tidak bagus juga untuk kesehatan mental saya," pungkas netizen @viv**.

Sampai saat ini topik seputar makan sendirian masih jadi pembicaraan hangat di Twitter. Banyak yang setuju bahwa makan sendirian di Indonesia, terkadang membuat mereka tak nyaman dengan perlakuan orang sekitar. Tapi banyak juga yang memilih bersikap cuek dan tetap makan sendirian.

Baca Juga: Sering Makan Sendiri, Kakek Ini Kaget Ditraktir Netizen hingga 3 Bulan ke Depan



Simak Video "Bakso Viral di Bogor: Bakso Kering Yamin yang Ludes Diserbu "
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
dMentor
×
Mulai Bisnis Ala Sandiaga Uno
Mulai Bisnis Ala Sandiaga Uno Selengkapnya