Pakai Konsep Self Service, Penjual Warmindo Ini Curhat Sepi Pembeli

Riska Fitria - detikFood Rabu, 27 Okt 2021 18:30 WIB
Pakai Konsep Self Service, Penjual Warmindo Ini Curhat Sepi Pembeli Foto: TikTok @mamang.somay94
Jakarta -

Penjual warung makan Indomie atau warmindo ini curhat warungnya sepi. Padahal ia sudah menggunakan konsep self service yang kekinian.

Warmindo sering dipilih banyak orang sebagai tempat nongkrong dan menikmati mie instan. Kini banyak warmindo yang hadir dengan konsep lebih kekinian.

Seperti yang sedang viral belakangan ini, warmindo mengusung konsep self service. Jadi, berbagai macam varian mie instan dijajakan di dalam etalase.

Baca Juga: Makan di Warmindo Ini Dijaga oleh Pria Berkostum Pink seperti di Drakor 'Squid Game'

Pakai Konsep Self Service, Penjual Warmindo Ini Curhat Sepi PembeliPakai Konsep Self Service, Penjual Warmindo Ini Curhat Sepi Pembeli Foto: TikTok @mamang.somay94

Pengunjung dapat mengambil varian mie instan sesuai selera, berikut dengan topping yang dipilih. Kemudian, pengunjung langsung memberikan kepada pelayan untuk dimasak.

Selanjutnya pengunjung hanya perlu menunggu hingga pesanan jadi. Konsep tersebut juga dilakukan oleh sepasang suami istri asal Jepara, Jawa Tengah.

Mereka adalah Muhammad Zalfan dan Ade Khoirunnisa. Namun, lewat video TikToknya @mamang.somay94 (23/10) mereka curhat tentang warmindonya yang sepi pelanggan.

Pakai Konsep Self Service, Penjual Warmindo Ini Curhat Sepi PembeliPakai Konsep Self Service, Penjual Warmindo Ini Curhat Sepi Pembeli Foto: TikTok @mamang.somay94

"Sudah tiga minggu buka warmindo. Ku kira bakal ramai kayak yang lain. Ternyata tidak. Sudah promosi sana sini tapi masih zonk," tulisnya di video.

Kepada detikcom (27/10) Muhammad Zalfa menjelaskan bahwa warmindonya baru dibuka di awal bulan Oktober 2021. Warmindonya tersebut berada di Barat Jembatan Pabrik Keramik, Mayong, Jepara.

"Sebenarnya kita mau bukanya Agustus, tapi karena kita ada persiapan menikah di bulan September, jadi kita buka bulan Oktober," ujar Muhammad Zalfa.

Saat awal-awal membuka warmindo, Zalfa menceritakan kalau warungnya sangat sepi. Buka dari pukul 10.00 hingga 21.00, hanya laku dua porsi saja.

Pakai Konsep Self Service, Penjual Warmindo Ini Curhat Sepi PembeliPakai Konsep Self Service, Penjual Warmindo Ini Curhat Sepi Pembeli Foto: TikTok @mamang.somay94

Namun, semenjak video TikToknya viral, warmindonya menjadi ramai. "Setelah viral kemarin alhamdulillah 2 hari bisa habis 2 kartonan Indomie," tuturnya.

Seporsi mie instan di sana dibanderol dengan harga Rp 5.000. Sementara untuk penambahan topping akan dikenakan biaya sebesar Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per toppingnya.

Selain membuka warmindo, Zalfa juga memiliki usaha kuliner kecil-kecilan lainnya. Ia berjualan batagor dan siomay yang penghasilannya lumayan ramai.

"Lumayan ramai, jadi bisa nutup-nutup kekurangan warmindo," ujar Zalfa.

Pakai Konsep Self Service, Penjual Warmindo Ini Curhat Sepi PembeliPakai Konsep Self Service, Penjual Warmindo Ini Curhat Sepi Pembeli Foto: TikTok @mamang.somay94

Video TikTok miliknya pun dipenuhi oleh komentar netizen. Banyak netizen yang memberikan dukungan agar tetap semangat berjualan warmindo.

"Semangat terus, konsisten ya kak pasti bakal ramai kok. Kalau capek istirahat sebentar habis itu bangkit lagi," tutur netizen.

"Buka free wifi juga kak sama kopi gitu, pasti banyak yang mampir dan nongkrong," usul netizen.

Sejak viralnya video tersebut, Muhammad Zalfa mengungkap bahwa warungnya telah mendapat dukungan dari Indofood, untuk memberi banner dan wadah berlogo.

Baca Juga: Warmindo Self Service yang Ngetren Ada di 5 Tempat Ini



Simak Video "Warung Indomie Kekinian, Bisa Pilih Topping Sendiri!"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com