5 Fakta Menjijikkan Daging Sapi yang Pernah Diungkap

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 12 Okt 2021 08:00 WIB
Female cook holding wooden board of raw and frozen beef  meat. Foto: Getty Images/iStockphoto/MarianVejcik

5. Tercemar Bakteri E. Coli

Antibiotic resistant bacteria inside a biofilm, 3D illustration. Biofilm is a community of bacteria where they aquire antibiotic resistance and communicate with each other by quorum sensing moleculesBakteri Foto: iStock

Kebanyakan para peternak memang menggunakan antibiotik untuk beternak sap. Sehingga daging sapi yang mereka potong cenderung bertekstur keras dan alot. Akhirnya untuk membuat daging sapi menjadi empuk kembali, mereka menggunakan proses 'tenderizing' atau pengempuk daging menggunakan pisau hingga jarum.

Karena proses ini, mau tidak mau kandungan bakteri yang berada di luar daging sapi masuk ke dalam bagian daging sapi. Jadi ada kemungkinan besar, bakteri seperti E. Coli contohnya yang hidup di dalam daging sapi.

Apalagi jika daging sapinya diolah menjadi steak dengan tingkat kematangan sedang atau medium. Menurut Listverse, hidangan ini cukup beresiko untuk dimakan. Karena meski beberapa tipe bakteri E. Coli tidak terlalu berbahaya, tapi ada bakteri yang bisa menyebabkan diare, pneumonia hingga masalah pencernaan lainnya.

Baca Juga: Selain Ekstrem, Makanan Ini Dijamin Bikin Orang Tak Sanggup Menelannya

Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua


Simak Video "Cara Menghitung Protein Daging Sapi-Kambing yang Harus Dikonsumsi"
[Gambas:Video 20detik]

(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com