Ternyata Ini Kisah Lucu di Balik Terciptanya Roti John yang Populer

Sonia Basoni - detikFood Jumat, 08 Okt 2021 11:30 WIB
Roti Long John Foto: Instagram
Jakarta -

Rasanya yang enak dengan paduan telur omelette, saus dan tambahan isian lainnya. Membuat roti John ini jadi jajanan yang populer.

Populer di Malaysia, Singapura, hingga Indonesia. Roti John merupakan sandwich atau roti lapis yang banyak ditemukan di penjual kaki lima, terutama di bulan Ramadhan di Malaysia.

Banyak yang penasaran dengan sejarah atau asal usul dari roti John. Banyak yang berpikir bahwa roti John, diambil dari pria bernama John. Padahal banyak kisah lucu dibalik itu.

Dilansir dari SAYS, roti John sebenarnya berasal dari perpaduan antara kuliner dari India dan Melayu. Menurut data atau sejarah yang dihimpun dari National Archives Singapore oleh Pakirisamy Rajagopal, awalnya roti John dan dijual ke beberapa penjual makanan kaki lima di Koek Road, Singapura.

Baca Juga: Roti John Isi Daging hingga Cokelat Pisang yang Laris di Kedai Ini" selengkapnya


Koek Road merupakan jalanan yang dulunya sering dikunjungi tentara Inggris pada saat itu. Menurutnya, salah satu penjual kaki lima keturunan India-Muslim bernama Abdul, menjual menu roti John ini di keranjang dorong miliknya.

Ia sering menawarkan roti dagangannya ini dan menyebut semua tentara Inggris dengan sebutan 'John'.

Roti john di Kedai Kaji OsingRoti john di Kedai Kaji Osing Foto: dok. detikFood

"Roti, John?" tawar Abdul setiap kali melihat tentara Inggris yang melintas di depan jualannya. John sendiri dulu merupakan nama yang dipakai banyak orang Melayu dan India untuk memanggil atau menyebut orang-orang berkulit putih.

Sementara menurut catatan sejarah dari Berita Harian yang terbit di tahun 1973, Roti John mulai terkenal setelah dijual oleh orang bernama Zawiah Anuar di Geylang Serai Food Centre, di Singapura.

Menu dan komposisinya hampir sama. Menggunakan telur orak-arik, sayuran hijau, tomat, dan roti Prancis. Namun versi dari Zawiah dibuat lebih sederhana dan merakyat. Seperti potongan daging kambing, telur, daun bawang, kacang, tomat dan roti Prancis.

Sementara di tahun 1986, ada pasangan bernama Sukhor dan Khadijah Mohd Salle yang berperan besar dalam mempopulerkan kudapan ini. Dari sana lah muncul versi Roti John yang populer dan disantap banyak orang hingga saat ini.

Bahkan di Singapura atau di Malaysia sendiri. Orang-orang mulai meluncurkan beragam versi roti John yang mereka suka.

Tapi rata-rata isiannya sama, yaitu menggunakan roti Prancis yang teksturnya lembut. Kemudian mencampurkan 30 telur yang dikocok dengan tambahan daun bawang, daging kambing, dan tambahan sambal agar lebih pedas.

Roti john di Kedai Kaji OsingRoti john di Kedai Kaji Osing Foto: dok. detikFood

Setelah itu Roti John ini digoreng di atas wajan datar dengan semua bahan-bahan yang ada. Karena popularnya jajanan ini, hidangan yang satu ini cukup digemari banyak orang. Bahkan rata-rata penjual Roti John di Malaysia dan Singapura bisa menjual lebih dari 800 biji roti John saat akhir pekan.

Begitu juga dengan di Indonesia, Roti John menjelma jadi jajanan kekinian yang digemari di sini. Rasanya yang gurih, pedas dan sedikit creamy membuat banyak orang Indonesia menyukainya. Harganya juga terjangkau, kisaran harga di Indonesia sekitar Rp 15.000 saja untuk satu porsi Roti John.

Baca Juga: 10 Nama Makanan Terkenal Ini Ternyata Diambil dari Nama Orang



Simak Video "Berburu Roti John Klasik di Kedai Kaji Osing Bintaro"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com