Apakah Makan dan Minum Bisa Membatalkan Wudhu?

Riska Fitria - detikFood Jumat, 01 Okt 2021 05:00 WIB
Apakah Makan dan Minum Bisa Membatalkan Wudhu? Foto: iStock
Jakarta -

Sebelum ibadah, umat muslim diwajibkan untuk berwudhu agar suci. Namun, masih banyak yang bertanya-tanya apakah makan dan minum bisa membatalkan wudhu?

Wudhu merupakan cara menyucikan anggota tubuh dengan air. Wudhu hukumnya wajib bagi seorang muslim sebelum beribadah seperti sholat dan membaca Al Qur'an.

Wudhu bukan hanya sekadar membasuh anggota tubuh dengan air. Wudhu memiliki rukun agar ibadah menjadi sah. Mulai dari membaca niat, membasuh wajah, kedua tangan dan siku.

Baca Juga: Hukum Makan di Warung Bayar Belakangan dalam Islam

Apakah Makan dan Minum Bisa Membatalkan Wudhu?Apakah Makan dan Minum Bisa Membatalkan Wudhu? Foto: iStock

Sebagian kepala, kedua kaki dan tertib. Namun, perhatikan juga bahwa ada hal-hal yang bisa membatalkan wudhu. Seperti buang air, buang angin, menyentuh kemaluan dan lainnya.

Mengenai hal yang membatalkan wudhu, tak jarang yang mempertanyakan tentang hukum makan dan minum setelah wudhu. Apakah makan dan minum benar-benar dapat membatalkan wudhu?.

Dalam dakwahnya, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa hukum makan dan minum setelah wudhu merujuk pada dalil dalam sebuah hadits muslim nomor 828.

Apakah Makan dan Minum Bisa Membatalkan Wudhu?Apakah Makan dan Minum Bisa Membatalkan Wudhu? Foto: iStock

Pada hadits tersebut, disebutkan bahwa ada seorang sahabat Rasulullah SAW yang bertanya, "Ya Rasulullah SAW apakah makan kambing membatalkan wudhu?".

Kata nabi, "Laa, tidak,". Kemudian sahabat bertanya lagi apakah makan unta bisa membatalkan wudhu? Dan Nabi Muhammad SAW pun mengiyakan.

"Na'am, ya berwudhulah ketika akan memakan unta," ujar Nabi Muhammad SAW.

Apakah Makan dan Minum Bisa Membatalkan Wudhu?Apakah Makan dan Minum Bisa Membatalkan Wudhu? Foto: iStock

Jika dipahami secara kontekstual, makan makanan selain unta tidak membatalkan wudhu. Namun, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa kambing di Arab tidak bau seperti kambing di Indonesia.

Karenanya orang Arab saat makan kambing tidak membatalkan wudhu. Sedangkan daging unta bau, sehingga dapat mengganggu ibadah jika baunya masih menempel di orang yang memakannya.

"Maka kemudian dipahami secara kontekstual, setiap makanan-makanan yang punya jenis sifat seperti unta, yang kalau dimakan masih menghasilkan bau yang tidak sedap masih berpengaruh kekhusyukan dalam ibadah. Jadi sebaiknya yang terbaik berwudhu," ujar Ustaz Adi HIdayat.

Baca Juga: Begini Hukum Makan dengan Tangan Kiri dalam Alquran dan Hadis



Simak Video "Kreatif! Penjual di Boyolali Bikin Mie Ayam Warna Pelangi"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com