Tak Tega Makanan Dibuang, Kepala Sekolah Ini Rela Habiskan Makanan Sisa Semua Muridnya

Sonia Basoni - detikFood Minggu, 12 Sep 2021 17:00 WIB
Tak Tega Makanan Dibuang, Kepala Sekolah Ini Rela Habiskan Makanan Sisa Semua Muridnya Foto: SCMP
Jakarta -

Tak tega lihat makanan dibuang, kepala sekolah ini rela menghabiskan setiap sisa makanan semua muridnya. Hal ini ia lakukan untuk mengurangi limbah makanan di China.

Selama beberapa tahun terakhir pemerintah China berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat, untuk mengurangi limbah makanan. Salah satunya dengan meminimalisir membuang-buang makanan, sekaligus peraturan video mukbang yang dianggap membuang-buang makanan.

Rupanya hal ini terbilang efektif, karena banyak masyarakat di China yang kini lebih peduli dengan limbah makanan. Salah satunya kepala sekolah bernama Wang Yongxin, yang berasal dari sekolah menengah pertama swasta di daerah Qiyang, Provinsi Hunan.

Baca Juga: Acara Lisa 'BLACKPINK' Dihentikan Karena Buang-buang Makanan


Dilansir dari SCMP (10/09), Wang viral setelah videonya saat menyantap makanan sisa punya muridnya di kantin sekolah menyebar di media sosial. Tampak beberapa siswa mengelilinginya.

Tak Tega Makanan Dibuang, Kepala Sekolah Ini Rela Habiskan Makanan Sisa Semua MuridnyaTak Tega Makanan Dibuang, Kepala Sekolah Ini Rela Habiskan Makanan Sisa Semua Muridnya Foto: SCMP

Hal ini ia lakukan untuk menghentikan para muridnya membuang makanan sisa ke tempat sampah. Walau tampak aneh, tapi Wang tidak segan-segan menghabiskan semua makanan sisa itu. Bahkan ada beberapa murid yang menatapnya dengan malu.

"Saya ingin menciptakan contoh baik untuk para murid. Bahwa membuang makanan itu adalah hal yang salah. Apa yang saya lakukan ini tak hanya membuat para murid terkejud, tapi guru-guru juga sama terkejutnya," jelas Wang.

Cara Wang menghabiskan makanan sisa milik semua muridnya, ternyata mampu membuat beberapa murid memutuskan untuk menghabiskan makanan di piring mereka. Kini beberapa murid secara sukarela membatasi porsi makanan mereka ketika makan di kantin. Agar tidak membuang-buang makanan.

Tentunya banyak orang yang memuji Wang sebagai kepala sekolah yang baik sekaligus menginspirasi. Tapi banyak juga yang mengkritik aksi Wang, karena dapat berbahaya untuk kesehatannya setelah menyantap makanan sisa.

"Memang bagus untuk memberikan contoh seperti ini. Tapi menyantap makanan sisa bekas orang-orang adalah hal yang buruk di era pandemi seperti ini. Saya rasa masih banyak cara lain untuk mengedukasi mereka," komen salah satu netizen di situs Weibo.

Close-up Of A Person Throwing The Leftover Pasta Into The Trash BinMakanan Sisa Foto: iStock


Bagi Wang, masalah kesehatan dan kebersihan ini bukan masalah baginya.

"Semuanya berasal dari dapur yang sama. Semua siswa dan guru juga makan di kantin ini. Saya juga sudah menganggap bahwa semua murid adalah anak saya sendiri, jadi tidak ada batasan lagi," bela Wang.

Diketahui sebelumnya di China total limbah makanan diperkirakan mencapai sekitar 17 juta ton. Kebanyakan limbah makanan berasal dari makanan sisa pengunjung di restoran. Jumlah limbah makanan ini setidaknya bisa memberi makan 30 hingga 50 juta orang di dunia.

Di bulan Agustus tahun 2020, pemerintah China mulai mengawasi video makan yang beredar di media sosial.

Pemerintah juga bekerja sama dengan beberapa platform atau situs sharing video seperti Douyin. Ketika orang-orang mencari video dengan kata kunci 'acara makan' atau 'competitive eater', nantinya akan muncul informasi mengenai berharganya makanan.

Baca Juga: Miris! 5 Negara Ini Warganya MasihMengais Sisa Makanan di Tempat Sampah



Simak Video "Bikin Laper: Tahu Gejrot Bang Jack Ceger Level 200 Cabe"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com