Darah Haram Dikonsumsi tetapi Ada Kisah Sahabat Nabi Minum Darah Rasulullah SAW

Riska Fitria - detikFood Jumat, 10 Sep 2021 07:00 WIB
Darah Haram Dikonsumsi tetapi Ada Kisah Sahabat Nabi Minum Darah Rasulullah SAW Ilustrasi Foto: iStock
Jakarta -

Larangan bagi muslim untuk mengonsumsi darah telah tercatat di Al-Qur'an. Namun, ada kisah dari sahabat nabi yang minum darah Nabi Muhammad SAW. Ini kisahnya.

Selain sebagai nabi dan rasul, Nabi Muhammad SAW merupakan uswah hasanah atau suri teladan yang baik bagi umat muslim. Maka tak heran banyak umat muslim yang mengidolakan sosok beliau.

Termasuk juga para sahabatnya, bahkan ada yang saking mengidolakan Nabi Muhammad SAW sampai-sampai rela meminum air seni dan darah bekas bekam. Selain karena mengidolakan, itu dilakukan sebagai tawasul.

Baca Juga: Hukum Makan di Restoran All You Can Eat dalam Islam

Darah Haram Dikonsumsi tetapi Ada Kisah Sahabat Nabi Minum Darah Rasulullah SAWDarah Haram Dikonsumsi tetapi Ada Kisah Sahabat Nabi Minum Darah Rasulullah SAW. Ilustrasi Foto: iStock

Tawasul merupakan upaya agar doa dapat diterima oleh Allah SWT. Dikisahkan dari hadits yang diriwayatkan oleh Ummu Aiman, "Dari Ummu Aiman, ia berkata: Rasulullah SAW pernah bangkit pada suatu malam menuju wadah tembikar yang ada di samping rumah, lalu beliau kencing padanya.

Lalu aku pun bangun pada satu malam dalam keadaan haus dan aku minum apa yang ada di dalam wadah tersebut tanpa aku sadari (bahwa itu air kencing). Ketika tiba waktu Subuh, Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda : 'Wahai Ummu Aiman, berdiri dan tumpahkanlah isi wadah itu'.

Aku berkata : 'Demi Allah, aku telah meminum isinya'. Maka Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam tertawa hingga nampak gigi geraham beliau, lalu bersabda : 'Sesungguhnya engkau tidak akan pernah sakit perut selamanya',".

Darah Haram Dikonsumsi tetapi Ada Kisah Sahabat Nabi Minum Darah Rasulullah SAWDarah Haram Dikonsumsi tetapi Ada Kisah Sahabat Nabi Minum Darah Rasulullah SAW. Ilustrasi Foto: iStock

Dikutip dari VOA Islam (28/11/14) sebaiknya jangan langsung menelan mentah-mentah hadits tersebut. Sebab kita harus melihat keadaan dan nilai dari haditsnya. Hadits di atas memiliki dua jalur sanad, yaitu sanad Al Walid bin Abdirrahhman dan Nubaih An Naziy.

Ada kisah sahabat nabi yang minum darah Nabi Muhammad SAW. Seperti yang diceritakan oleh Buya Yahya dalam dakwahnya melalui channel YouTube Al-Bahjah TV (20/01/18).

Saat itu Nabi Muhammad SAW sedang bekam, dan meminta sahabatnya untuk membuang bekas darah bekam tersebut. Namun, sahabatnya itu terlalu cepat kembali sehingga Rasulullah SAW curiga.

Terlihat beliau juga melihat ada bekas basah di mulut sahabatnya tersebut. Hingga akhirnya sahabatnya itu pun mengaku bahwa ia telah meminum darah tersebut.

Darah Haram Dikonsumsi tetapi Ada Kisah Sahabat Nabi Minum Darah Rasulullah SAWDarah Haram Dikonsumsi tetapi Ada Kisah Sahabat Nabi Minum Darah Rasulullah SAW. Ilustrasi Foto: iStock

Rasulullah SAW mengatakan, "Kau tidak akan masuk neraka,".

Menurut Buya Yahya tidak masuk neraka bukan karena makan darah, tapi karena alasan sahabatnya mengonsumsi darah. Sebab ia merasa sangat mencintai Rasulullah SAW. Kecintaan itulah yang menyelamatkannya.

Hal tersebut hanyalah kekhususan untuk Nabi Muhammad SAW saja. Itu karena semua hal yang ada di tubuh Rasulullah SAW tidak ada yang buruk. Seperti yang dijelaskan oleh Imam Qadhi Iyad:

"Kewangian bau badannya dan keringatnya dan kebersihannya dari kotoran-kotoran dan cacat-cacat tubuh, maka Allah SWT telah mengkhususkan Nabi SAW dalam hal-hal tersebut dengan kekhususan-kekhususan yang tidak dijumpai pada selain beliau,".

Baca Juga: Begini Hukum Makan dengan Tangan Kiri dalam Alquran dan Hadis



Simak Video "Bikin Laper: Nasi Bakar Pak Yudhi yang Mirip Sajian Hari Raya"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com