Mantan PNS Ini Sukses Jualan Babi Guling hingga Punya 2 Cabang

Riska Fitria - detikFood Rabu, 01 Sep 2021 14:00 WIB
Mantan PNS Ini Sukses Jualan Babi Guling hingga Punya 2 Cabang Foto: YouTube Sugianta Tv
Jakarta -

Meninggalkan pekerjaannya sebagai PNS, pria di Bali ini memilih untuk berbisnis kuliner. Ia pun sukses membuka warung babi guling hingga punya 2 cabang.

Adalah Ketut Murnata, seorang pria asal Bali yang memiliki warung babi guling terkenal. Warung babi guling tersebut dikenal dengan nama Babi Guling Bu Devi yang berada di Gianyar, Bali.

Nama Devi sendir diambil dari nama sang anak. Kisah Ketut Murnata ini pun langsung menarik perhatian netizen usai dibagikan lewat channel YouTube Sugianta Tv (24/07).

Baca Juga: Bikin Pembeli Salfok! Penjual Tongseng Babi Ini Cantik Banget

Mantan PNS Ini Sukses Jualan Babi Guling hingga Punya 2 CabangMantan PNS Ini Sukses Jualan Babi Guling hingga Punya 2 Cabang Foto: YouTube Sugianta Tv

Video tersebut menceritakan tentang pengalaman awal mula Ketut menjalankan bisnis kulinernya. Ketut dikenal sebagai sosok pria yang cerdas. Saat masih kuliah ia berhasil lulus dalam waktu 3 setengah tahun.

Bukan hanya itu, ia juga menjadi lulusan terbaik di kampusnya. Selepas itu, Ketut kembali mendulang kesuksesan menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Departemen Sosial yang kini menjadi Kementerian Sosial di Jakarta.

Namun sayang, statusnya sebagai PNS dilepas oleh Ketut dan kemudian ia memutuskan untuk mendirikan bisnis kuliner. Bisnis kuliner tersebutlah yang kini populer dengan nama Babi Guling Bu Devi.

Mantan PNS Ini Sukses Jualan Babi Guling hingga Punya 2 CabangMantan PNS Ini Sukses Jualan Babi Guling hingga Punya 2 Cabang Foto: YouTube Sugianta Tv

Siapa sangka, keputusannya untuk berbisnis babi guling ini juga mengantarkan Ketut pada kesuksesan. Warung babi gulingnya dikenal banyak orang bahkan hingga memiliki dua cabang di Bali.

Itu semua tak terlepas dari ketukan Ketut dan keluarga dalam berbisnis. Ia bekerja mulai dari jam 3 pagi untuk mengguling babi. Proses mengguling tersebut memakan waktu sekitar 4 setengah jam.

Dimulai dari membersihkan babi, mengolesi babi dengan air kelapa, memasukkan bumbu ke dalam perut babi hingga memanggang babi dengan cara diputar-putar menggunakan kayu bakar.

Mantan PNS Ini Sukses Jualan Babi Guling hingga Punya 2 CabangMantan PNS Ini Sukses Jualan Babi Guling hingga Punya 2 Cabang Foto: YouTube Sugianta Tv

Untuk memanggang babinya pun tak sembarangan. Kayu bakar yang digunakan merupakan kayu dari batang pohon buah-buahan seperti rambutan, jeruk dan kopi. Hal itu bisa menambah cita rasa dan aroma babi gulingnya.

Apinya tidak berada tepat di bawah babi gulingnya, melainkan di samping. Itu bertujuan agar daging babinya tidak mudah gosong dan matang secara merata. Ketika matang, kulit babi akan berubah warna menjadi cokelat kemerahan.

Tekstur kulitnya juga akan berubah menjadi krispi. Lebih lanjut, Ketut menceritakan bahwa warung babi gulingnya buka mulai dari pukul 08.00 WITA. Belum sampai sehari, babi gulingnya pun selalu ludes terjual.

Mantan PNS Ini Sukses Jualan Babi Guling hingga Punya 2 CabangMantan PNS Ini Sukses Jualan Babi Guling hingga Punya 2 Cabang Foto: YouTube Sugianta Tv

"Gak sampai sehari, buka jam 08.00 tutup maksimal jam 14.00 WITA itu sudah habis," ujar Ketut Murnata dalam video yang sudah dikonfirmasi detikcom (31/08).

Satu porsi nasi babi guling di sana dibanderol dengan harga Rp 25.000. Isiannya terdiri dari nasi, daging babi, kulit babi, darah babi, gorengan babi, lawar dan lainnya. Warung ini pun menjadi favorit banyak orang di Bali.

"Kalau dihitung mungkin saya sudah lebih dari 10 kali makan di sini...Dulu pernah dapet lawar daun belimbing sekali rasanya top, bumbu siramnya yang enak banget.. Bapaknya murah senyum banget," tulis netizen.

"Kayaknya enak hujan-hujan makan babi guling ini," tulis netizen lainnya.

Baca Juga: Begini Awal Mula Diharamkannya Daging Babi untuk Muslim



Simak Video "Bikin Laper: Rahang Tuna Bakar Sambal Rica-rica"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com