Lesti dan Rizky Billar Adu Tarik Ayam Bekakak, Ini Filosofinya Dalam Adat Sunda

Riska Fitria - detikFood Jumat, 20 Agu 2021 12:30 WIB
Lesti dan Rizky Billar Adu Tarik Ayam Bekakak, Ini Filosofinya Dalam Adat Sunda Foto: Video.com
Jakarta -

Pernikahan Lesti dan Rizky Billar digelar dengan adat Sunda. Dalam pernikahannya, mereka melakukan tradisi adu tarik ayam bekakak. Ini filosofinya.

Kabar bahagia datang dari pedangdut Lesti Kejora dan Rizky Billar yang baru saja melangsungkan pernikahan pada Kamis, (19/08). Dalam pernikahannya mereka menggunakan adat Sunda dan Minang.

Pada adat Sunda, ada yang menarik perhatian dari tradisinya yang mana kedua mempelai melakukan adu tarik ayam bekakak. Pada tradisi tersebut, Lesti adalah mempelai yang mendapatkan bagian ayam paling besar.

Ternyata adu tarik ayam bekakak sudah menjadi tradisi Sunda sejak lama. Ada filosofi yang mendalam di balik tradisi adu tarik ayam bekakak atau yang disebut patarik-tarik bakakak.

1. Apa Itu Ayam Bekakak?

Lesti dan Rizky Billar Adu Tarik Ayam Bekakak, Ini Filosofinya Dalam Adat SundaLesti dan Rizky Billar Adu Tarik Ayam Bekakak, Ini Filosofinya Dalam Adat Sunda Foto: iStock

Ayam bekakak merupakan kuliner khas Jawa Barat. Ayam Bekakak dimasak utuh dengan cara dibakar lalu diungkap dengan racikan bumbu manis.

Jenis ayam yang digunakan biasanya adalah ayam jantan. Ayam bekakak memiliki perpaduan cita rasa pedas dan manis. Di Jawa Barat, ayam bekakak selalu disajikan saat hari-hari istimewa.

Misalnya seperti acara khitanan atau pernikahan. Meskipun begitu, ayam bekakak juga banyak ditawarkan oleh restoran dan warung makan Sunda.

Baca Juga: Kluwih: Buka Puasa Enak dengan Ayam Bekakak Plus Sambal Ceurik

2. Sejarah Ayam Bekakak

Lesti dan Rizky Billar Adu Tarik Ayam Bekakak, Ini Filosofinya Dalam Adat SundaLesti dan Rizky Billar Adu Tarik Ayam Bekakak, Ini Filosofinya Dalam Adat Sunda Foto: iStock

Ada sejarah di balik penamaan makanan ini yang disebut ayam bekakak. Kata bekakak berarti korban penyembelihan hewan atau manusia. Karena bentuknya seperti orang yang sedang duduk bersila.

Jadi disebutlah ayam bekakak atau dalam bahasa Sunda disebut bekakak. Itu berawal dari masa lalu di mana masyarakat sering menyajikan ayam secara utuh atau tanpa dipotong-potong.

Dulu, ayambekakak disajikan di atas piring yang berukuran besar dengan posisi terlentang ke atas. Kemudian dihiasi dengan garnish seperti lalapan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Buka Puasa di Bogor, Coba Cicipi Ayam Bekakak Sambal Ceurik"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com