Keren! Mantan Preman Condet Ini Sukses Buka Warung Ayam Goreng

Devi Setya - detikFood Jumat, 13 Agu 2021 19:30 WIB
Keren! Mantan Preman Condet Ini Sukses Buka Warung Ayam Goreng Foto: YouTube FranKav12
Jakarta -

Kerasnya hidup di jalanan membuat Nofran terpaksa melakoni berbagai pekerjaan. Pria yang dulunya dikenal sebagai preman di Condet ini sekarang memilih bisnis warung tenda ayam goreng.

Beberapa orang di kawasan Condet dan Cililitan, Jakarta Timur mengenal Nofran sebagai preman. Namun kini tidak lagi, Nofran sudah beralih profesi, ia memilih mencoba bisnis makanan dengan membuka warung tenda.

Berlokasi di pinggir jalan dekat Pusat Grosir Cililitan (PGC) Nofran setiap hari sibuk meracik makanan. Sebagian besar pembelinya mungkin tidak tahu kalau penjual ayam goreng ini dulunya adalah preman.

Lewat tayangan video di channel youtube FranKav12 (6/8) Nofran membeberkan perjalanan hidupnya sebelum memilih membuka usaha warung tenda. Pria asli Jakarta berdarah Betawi ini sudah terbiasa mencari uang sejak masih kecil.

Keren! Mantan Preman Condet Ini Sukses Buka Warung Ayam GorengKeren! Mantan Preman Condet Ini Sukses Buka Warung Ayam Goreng Foto: YouTube FranKav12

Nofran adalah anak yatim yang sejak kecil melihat perjuangan sang ibu mencari nafkah. Segala pekerjaan pernah dilakoni Nofran demi mendapatkan uang, mulai dari pekerjaan halal hingga pekerjaan haram sekalipun.

"Apa aja saya mah, dulu ibaratnya kerja ngamen, nyuci motor, ojek payung, kenek 57 (kopaja) dulu waktu masih ada, sampe jual narkoba juga pernah," aku Nofran.

Dengan raut wajah menyesal, Nofran mengatakan saat menjadi penjual narkoba ia bisa mengantongi uang Rp 15 juta per hari. Namun ia sadar apa yang dilakukannya salah.

Keren! Mantan Preman Condet Ini Sukses Buka Warung Ayam GorengKeren! Mantan Preman Condet Ini Sukses Buka Warung Ayam Goreng Foto: YouTube FranKav12

"Empat tahun, lima tahun jualan narkoba. Sehari keuntungan kotornya Rp 30 juta, saya dapat untung bersih Rp 15 juta. Ibarat merem doang saya bisa dapet Rp 30 juta. Saya jual doang, make mah enggak. Tapi ya namanya duit haram, mendingan begini, untung seribu dua ribu halal," beber Nofran.

Kini di warung tenda ini ia setiap hari sibuk meracik berbagai makanan. Menunya antara lain ayam goreng, lele goreng, ikan nila goreng dan tempe tahu goreng.

Setiap hari juga Nofran menyiapkan gerobak mulai pukul 16.00 dan berjualan hingga dini hari pukul 03.00 WIB. Dalam sehari, warungnya minimal mampu menjual 10 ekor ayam dan 3 kilogram ikan lele. Jumlah ini sangat disyukuri Nofran.

Keren! Mantan Preman Condet Ini Sukses Buka Warung Ayam GorengKeren! Mantan Preman Condet Ini Sukses Buka Warung Ayam Goreng Foto: YouTube FranKav12

"Alhamdulillah setiap hari ayam habis 10 ekor. Saya juga lagi belajar berbagi. Setiap hari saya sediain ayam goreng buat pengamen, pemulung, pengemis. Belum jadi orang bener, baru belajar," ujar Nofran sambil tertawa.

Sudah 3 bulan usahanya ini berjalan, sedikit demi sedikit keuntungannya ia sisihkan sebagai tabungan. Rencananya, Nofran akan membuka cabang baru di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

"Kalau dibilang dunia hitam mah duitnya banyak tapi ya duitnya nggak halal. Mending usaha begini, gak apa orang liat saya sekarang cuma punya warung gini tapi halal. Ya kan?" pungkas Nofran.



Simak Video "Gurihnya Peluang Bisnis Seafood Gerobakan di Kawasan Padat Penduduk"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com