Pria Muslim Tak Sengaja Makan Babi saat Pesan via Ojol, Ini Hukumnya dalam Islam

Riska Fitria - detikFood Selasa, 13 Jul 2021 12:00 WIB
Pria Muslim Tak Sengaja Makan Babi saat Pesan via Ojol, Ini Hukumnya dalam Islam Foto: Twitter @Fkadrun
Jakarta -

Seorang pria muslim mengalami kejadian tak terduga saat memesan makanan di ojek online. Ia memesan nasi campur yang ternyata di dalamnya ada daging babinya.

Sebagai Muslim, larangan untuk mengonsumsi daging babi sudah jelas diatur dalam Al-Qur'an. Oleh karena itu penting untuk mencari tahu terlebih dahulu makanan yang akan dibeli.

Jangan sampai kejadian seperti pria yang satu ini. Videonya viral usai diunggah lewat akun Twitter @Fkadrun (11/07). Dalam video tersebut pria itu menceritakan pengalamannya saat tak sengaja makan babi.

Baca Juga: Tak Sengaja Makan Daging Babi Juga Pernah Dialami oleh Kaesang Pangarep hingga Ulama Besar

"Astagfirullahaladzim, beli makanan di Grab udah habis setengah. Pas browsing ternyata non halal. Aku makan babi," ujarnya dalam video.

1. Kronologi

Pria Muslim Tak Sengaja Makan Babi saat Pesan via Ojol, Ini Hukumnya dalam IslamPria Muslim Tak Sengaja Makan Babi saat Pesan via Ojol, Ini Hukumnya dalam Islam Foto: Twitter @Fkadrun

Kejadian itu berawal dari dirinya yang memesan makanan lewat ojek online Grab. Ia memesan dari gerai yang bernama Nasi Campur 99 yang berada di kawasan Karanganyar.

"Di sini saya tidak ada niat merusak nama brandnya. Dan bisa bisa menjadi info untuk netizen lainnya ya agar lebih berhati-hati dalam membeli makanan," ujarnya.

Beberapa waktu lalu, ia membeli makanan melalui ojek online tetapi ia tidak mengetahui kalau ternyata di dalamnya ada daging babi. Ia memesan menu Paket Murmer 2 seharga Rp 35.000.

Dalam paket menu tersebut berisi nasi hainan, lapicong, bakso goreng, telur kecap, sayur asin, kuah merah, kuah coklat dan lain-lain. Selain itu, ia juga memesan pake menu Murmer 2.

Setelah pesanan datang, ia pun telah menghabiskan setengah dari makanan tersebut. Kemudian sang istri bertanya, tempat dimana ia membeli nasi campur tersebut. Dari itu lah ia mulai mencari tahu di Google.

"Karena tiba-tiba istri saya nanya, ini makanannya beli di daerah mana? Akhirnya saya searching ternyata di Google tempat makanan tersebut jual makanan non halal," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui. Sebab di aplikasi ojek onlinenya tidak terdapat keterangan apakah makanan tersebut halal atau non halal.

Sementara melihatdiskripsi dari menunya yang berupa nasihainan, maka ia pun memesannya karena ia pernah mengonsumsi nasihainan dari restoran halal. Ternyata bagian yang ada dagingbabinya adalahlapchiong.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Makan Gaya Prasmanan Rasa Sunda yang Murah Meriah"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com