Kopi Keliling

Sepi Wisatawan, Pemandu Wisata Bali Ini Jualan Kopi Keliling Pakai Sepeda

Riska Fitria - detikFood Minggu, 27 Jun 2021 16:30 WIB
Sepi Wisatawan, Pemandu Wisata di Bali Ini Jalani Bisnis Kopi Keliling pakai Sepeda Foto: Instagram @abem46
Jakarta -

Sepi wisatawan, pemandu wisata di Bali ini juga membuka bisnis kopi keliling kecil-kecilan. Dengan mengandalkan sepeda kayuhnya, ia berhasil menggaet banyak pelanggan.

Pandemi COVID-19 telah mengubah kehidupan di seluruh dunia. Berbagai bisnis di segala sektor pun seketika anjlok. Salah satunya di sektor pariwisata seperti di Bali.

Hal tersebut turut dirasakan oleh Ketut Astika atau yang akrab disapa Ketut Mayong. Sebelumnya Ketut Mayong bekerja sebagai pemandu wisata di Bali sejak tahun 2000. Namun, semenjak pandemi COVID-19 ia tidak lagi aktif bekerja.

Baca Juga: Unik! Kedai Kopi Guyon Jualan Kopi Pakai Motor Tua V80

Sepi Wisatawan, Pemandu Wisata di Bali Ini Jalani Bisnis Kopi Keliling pakai SepedaSepi Wisatawan, Pemandu Wisata di Bali Ini Jalani Bisnis Kopi Keliling pakai Sepeda Foto: Instagram @naluringopi

Bukan karena di-PHK, tetapi karena wisatawan di Bali memang sedang lesu. Kepada detikcom (24/06) Ketut Mayong mengatakan kemudian dirinya membuka bisnis kopi keliling kecil-kecilan bernama Made Coffee.

"Dampak pandemi COVID-19 jadi kayak gini, dulu sebelum Korona saya aktif jadi pemandu wisata. Pertengahan Maret lalu saya terakhir bekerja bawa tamu terus saya buka kopi keliling pakai sepeda," ujar Ketut Mayong.

Lebih lanjut, Ketut Mayong menjelaskan bahwa pekerjaannya sebagai pemandu wisata hanya freelance. Jadi, ia akan tetap memandu wisata jika memang ada panggilan.

Bisnis kopi dipilih oleh Katut Mayong lantaran dirinya memang pencinta kopi. Konsep yang diusung untuk bisnis kopinnya tersebut adalah kopi keliling yang menggunakan sepeda kayuh yang berlokasi di Jalan Puputan Renon, Denpasar, Bali.

Sepi Wisatawan, Pemandu Wisata di Bali Ini Jalani Bisnis Kopi Keliling pakai SepedaSepi Wisatawan, Pemandu Wisata di Bali Ini Jalani Bisnis Kopi Keliling pakai Sepeda Foto: Instagram @madecoffee2020

"Ya kalau di Bali saat ini, coffee street itu jarang ada ya. Kalau kedai kopi atau kafe-kafe itu udah banyak. Karena modal juga gak ada kalau buka kafe, jadi pakai sepeda karena saya juga suka olahraga," tuturnya.

Ketut Mayong mengatakan bahwa modal untuk membuka usaha kopi kelilingnya tersebut sekitar Rp 10 juta. Ketut Mayong membutuhkan waktu sebulan untuk menyulap sepedanya menjadi kedai kopi keliling.

Biji kopi yang ditawarkan di Made Coffee ada yang robusta dan arabika. Kopinya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari Flores, Sumatera, Sulawesi, Bali, Toraja, Mandailing, Singaraja, Bedugul dan lainnya.

Sepi Wisatawan, Pemandu Wisata di Bali Ini Jalani Bisnis Kopi Keliling pakai SepedaSepi Wisatawan, Pemandu Wisata di Bali Ini Jalani Bisnis Kopi Keliling pakai Sepeda Foto: Instagram @madecoffee2020

Harga yang ditawarkan kisaran antara Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu. Biji kopi tersebut dipasok oleh temannya sendiri yang juga merupakan seorang roaster kopi. Sementara dirinya mendapatkan ilmu kopi secara otodidak.

Tak disangka, kopi keliling tersebut berhasil menarik perhatian banyak kalangan. Mulai dari warga sekitar, wisatawan lokal hingga wisatawan nusantara. Ketut Mayong berharap bahwa dapat mengenalkan biji kopi Indonesia hingga ke mata dunia.

"Supaya bisa dikenal ya, terus juga supaya bisa memakmurkan dan menyejahterakan petani kopi lokal," tutupnya.

Baca Juga: Coffee Truck, Truk 'Kopi Keliling' di Korea yang Sering Dikirimkan ke Artis



Simak Video "Melihat Aneka Produk Makanan Hasil Petani Lokal"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com