Keren! Wanita Asal Grobogan Ini Sukses Jualan Kue Tradisional di Dubai

Devi Setya - detikFood Jumat, 18 Jun 2021 11:00 WIB
Keren! Wanita Asal Grobogan Ini Sukses Jualan Kue Tradisional di Dubai Foto: instagram @yunita_princess
Jakarta -

Bolu kukus, pastel hingga putu ayu juga bisa dinikmati di Dubai. Salah satu peraciknya Yuni, wanita asal Grobogan, Jawa Tengah yang eksis jualan kue tradisional di Dubai.

Lewat instagramnya @yunita_princess, ibu anak satu ini kerap mengunggah foto kue tradisional buatannya. Semua tampak cantik dan menggoda. Kue-kue ini bukan dijual di Indonesia melainkan di Dubai.

Berawal dari rasa bosan karena hanya berdiam diri di rumah, Yuni mulai 'ngoprek' dapurnya untuk membuat beragam makanan. Tinggal jauh dari tanah kelahiran membuat Yuni jadi kreatif meskipun hanya di rumah saja.

Wanita yang tinggal di Dubai sejak 2018 ini memang memiliki kemampuan mengolah berbagai makanan. "Saya tinggal di Dubai sejak menikah di tahun 2018. Setahun pertama tinggal di dubai nggak punya temen sama sekali, tinggalnya di apartemen pula yang sulit untuk kenal tetangga karena orang-orangnya private," kata Yuni saat dihubungi detikcom (17/6).

Untuk menghilangkan rasa bosannya, Yuni mulai membuka resep lama yang ia simpan sejak masih kuliah. Saat itu, kue-kue buatannya hanya untuk dimakan keluarga. Namun dari sini Yuni aktif memotret dan mengunggah foto kuenya lewat instagram.

Setahun kemudian Yuni pindah tempat tinggal ke villa perumahan yang aksesnya lebih mudah dijangkau serta tidak terlalu privat seperti saat tinggal di apartemen. Wanita lulusan Tata Boga Universitas Negeri Jakarta (UNJ) makin giat membuat aneka kue.

Berikut kisah perjalanan Yuni jualan kue tradisional di Dubai.

1. Bertemu orang Indonesia di Dubai

Keren! Wanita Asal Grobogan Ini Sukses Jualan Kue Tradisional di DubaiKeren! Wanita Asal Grobogan Ini Sukses Jualan Kue Tradisional di Dubai Foto: instagram @yunita_princess

Setahun pertama di Dubai, Yuni tak banyak bergaul karena memang tak banyak orang yang ia kenal. Sampai akhirnya pada Desember 2020 ia bertemu dengan orang Indonesia ketika sedang makan di restoran. Dari sinilah Yuni dikenalkan dengan komunitas warga Indonesia yang tinggal di Dubai.

"Singkat cerita kami pun sharing pengalaman satu sama lain, dan akhirnya dari beliaulah mulai banyak teman-teman Indonesia yang tahu instagram saya, mulai mereka order kue saya," beber Yuni.

2. Eksis dengan kue tradisional

Yuni mulai menerima order dari orang-orang Indonesia yang tergabung di komunitasnya. Ia kini semakin sibuk berkutat di dapur untuk meracik kue-kue cantik buatannya.

"Kue yang saya jual lebih banyak kue-kue tradisional misalnya bolu kukus, putu ayu, kue lapis sagu, onde-onde, kue talam, kue lumpur, klepon, pukis, kue tok/kue ku," jelas Yuni.

Tak hanya kue manis, wanita ramah ini juga membuat aneka gorengan yang 'Indonesia banget' mulai dari pastel, risol dan lumpia. Dan yang tak kalah spesial, Yuni juga meracik jamu kunyit asem.

3. Sempat khawatir tak laku

Keren! Wanita Asal Grobogan Ini Sukses Jualan Kue Tradisional di DubaiKeren! Wanita Asal Grobogan Ini Sukses Jualan Kue Tradisional di Dubai Foto: instagram @yunita_princess

Awalnya Yuni sempat khawatir kalau berjualan makanan Indonesia di negeri orang akan sulit. Namun ia kini membuktikan kalau makanan Indonesia dicari di mana pun.

"Awalnya membayangkan untuk bisa berjualan di negeri orang itu sulit karena saya tidak punya komunitas. Tapi pas banyak orang yang tahu melalui instagram dan rekomendasi dari teman ke teman. Satu persatu mereka mulai kontek via DM atau WA," ujarnya.

4. Bahan baku lebih mahal


Untuk bahan baku pembuatan kuenya, Yuni mengaku bisa mendapatkan dengan mudah. Apalagi di Dubai sudah ada Alfamart dan Indomart yang menjual aneka produk asal Indonesia. Hanya saja ada perbedaan harga yang lebih mahal.

"Untuk harga kalo dirupiahin lumayan mahal. Apalagi bahan-bahan Indonesia, harganya berlipat-lipat dari harga aslinya. Tapi semua itu masih terjangkau dengan harga jual kue-kue saya," akunya.

Yuni menjual kuenya per paket, satu box kue isi 10 buah dibanderol dengan harga 45 AED sampai 50 AED atau setara dengan Rp 170 ribu sampai 190 ribu.


5. Mendapat respon positif

Keren! Wanita Asal Grobogan Ini Sukses Jualan Kue Tradisional di DubaiKeren! Wanita Asal Grobogan Ini Sukses Jualan Kue Tradisional di Dubai Foto: instagram @yunita_princess

Pembeli kue buatan Yuni ini rata-rata orang Indonesia. Mereka memesan dalam jumlah besar untuk acara ulang tahun, arisan ataupun untuk sekedar kumpul keluarga.

Rasa lelahnya terbayarkan saat pelanggannya memberi respon positif. "Rata-rata orang Indonesia yang tinggal disini menikah dengan orang asing, saat acara kumpul menyajikan hasil kue buatan saya, Alhamdulillah tanggapan mereka sejauh ini positif dan tidak sedikit dari mereka yang selalu repeat order karena suaminya suka," pungkas Yuni.



Simak Video "Cerita Chef Thomaz Law yang Kini Geluti Kue Klasik Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com