Pramugari Cantik Ini Kena PHK Saat Pandemi, Kini Sukses Jualan Ribuan Kue!

Yenny Mustika Sari - detikFood Selasa, 15 Jun 2021 11:30 WIB
Pramugari Cantik Kena PHK, Kini Sukses Jualan Kue Foto: dok. Chanel Li
Jakarta -

Pandemi membuat pramugari harus berhenti bekerja. Namun, berkat usaha gigihnya, pramugari cantik ini kini memiliki usaha kue yang sukses.

Dampak dari pandemi COVID-19 dirasakan oleh industri penerbangan. Banyak pilot, pramugari, dan karyawan lainnya kena PHK. Karena banyak perusahaan penerbangan mengurangi bahkan menghentikan total penerbangan mereka.

Hal ini juga dirasakan oleh seorang eks pramugari dari salah satu maskapai penerbangan Singapura. Pramugari ini terkena PHK karena imbas pandemi COVID-19, seperti dilansir dari Mothership (12/6).

Eks pramugari bernama Chanel Li dulu bekerja sebagai pramugari dari Scoot Air. Li berhenti dari pekerjaannya di usia 23 tahun karena imbas pandemi COVID-19.

Pramugari Cantik Kena PHK, Kini Sukses Jualan KuePramugari Cantik Kena PHK, Kini Sukses Jualan Kue Foto: dok. Chanel Li

Baca Juga: 20 Nasi Padang Rp 20 Ribuan Ada di Sini

Padahal menjadi seorang pramugari adalah impiannya. Ia juga sempat menceritakan pengalaman terakhirnya menjadi seorang pramugari saat bertugas untuk memulangkan warga Singapura yang tinggal di Wuhan, China di awal masa pandemi COVID-19 pada Januari 2020 lalu.

"Saya ingat betul merasa khawatir tentang situasi ssat itu. Pada saat yang sama, saya merasa terhormat dan bangga bahwa saya berada di penerbangan itu untuk membantu warga Singapura lainnya untuk membawa mereka pulang," kata Chanel Li, seperti dikutip dari Mothership (12/6).

Pramugari Cantik Kena PHK, Kini Sukses Jualan KuePramugari Cantik Kena PHK, Kini Sukses Jualan Kue Foto: dok. Chanel Li

Namun, hal ini tak membuat Li patah semangat, ia memutuskan untuk membuka usaha kuliner dengan keahlian yang dimilkinya. Li akhirnya membuka usaha kue online karena pada saat itu juga usaha kuliner online sedang marak dilakukan karena terbatasnya aktivitas di luar rumah.

"Aku suka sekali membuat kue, tapi masalahnya saya selalu membuat kue terlalu banyak. Bahkan setelah membuatkan untuk keluarga dan teman-teman, masih ada kue yang tersisa," ujarnya.

Usaha kuenya ini ternyata mendapatkan respon yang baik. Usaha kue bernama Whisking Bakes yang ia miliki ini mendapatkan banyak pesanan.

Pramugari Cantik Kena PHK, Kini Sukses Jualan KuePramugari Cantik Kena PHK, Kini Sukses Jualan Kue Foto: dok. Chanel Li

Awalnya ia mencoba untuk menawarkan Burnt Cheesecake yang saat itu sedang viral. Ia berhasil menjual Burnt Cheesecake dalam jumlah yang banyak saat itu. Namun, karena trennya telah berakhir ia mulai jarang mendapatkan pesanan dan membuatnya berhenti jualan untuk sementara waktu.

Baca Juga: Kena PHK, Pramugari Cantik Ini Tak Gengsi Jualan Alpukat

Sampai akhirnya perayaan Tahun Baru China berlangsung dan ia mulai menawarkan nastar. Namun, nastarnya ini unik karena menggunakan pasta ubi.

Ternyata nastar isi pasta ubi ini disukai oleh para pelanggannya. Bahkan, Li sampai mendapatkan pesanan 1000 nastar isi pasta ubi mendekati hari Tahun Baru China (Imlek). Saat itu nastarnya ia jual dalam stoples kecil berisi 11 buah dengan harga S$ 14 (Rp 150 ribu).

Pramugari Cantik Kena PHK, Kini Sukses Jualan KuePramugari Cantik Kena PHK, Kini Sukses Jualan Kue Foto: dok. Chanel Li

"Saat mendekati Tahun Baru China, permintaan meningkat jadi kita bisa membuat sekitar 1000 nastar setiap hari. Bahkan saat itu kami sampai begadang," cerita Li.

Tak hanya nastar isi pasta ubi saja yang ditawarkan oleh Chanel Li. Ada juga selai ubi yang dibanderol harga mulai dari S$7 (75 ribu), kue dadar isi pasta ubi dengan harga S$ 13.50 (Rp 145 ribu), dan lainnya.

Dalam menjalankan bisnis kuenya ini, Li dibantu oleh sang ibu. Walaupun sebelumnya sang ibu tidak pernah membuat kue.

Baca Juga: Kisah 5 Pramugari Cantik yang Jualan Makanan Saat Pandemi



Simak Video "Cukup Bayar Rp 2.000, Bisa Makan Sepuasnya di Warung Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com