Ini Sejarah Tempe, Makanan Asli Indonesia yang Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda Dunia

Riska Fitria - detikFood Selasa, 13 Apr 2021 13:30 WIB
Miris! Kisah Kakek 76 Tahun Kena Tipu saat Jualan Tempe Foto: iStock
Jakarta -

Dikenal sebagai makanan kampung, tahun ini tempe diajukan oleh Indonesia ke UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Namun, tahukah kamu tentang sejarah tempe di nusantara?

Selama ini tempe dikenal sebagai makanan tradisional yang terbuat dari kacang kedelai dan diproses dengan cara fermentasi. Namun, semakin berjalannya waktu tempe bisa juga dibuat dari bahan-bahan lain.

Mulai dari kacang ijo, kacang koro, melinjo, bahkan hingga daun singkong, edible flower dan mie instan. Menurut Food Technologist Dr. Driando Ahnan-Winarno, ternyata tempe bukan hanya sekadar makanan.

Baca Juga : Resep Tempe Goreng yang Renyah dan Gurih Meresap

Perbandingan Nilai Gizi dalam 100 Gram Daging, Tahu, Tempe dan IkanIni Sejarah Tempe, Makanan Asli Indonesia yang Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda Dunia Foto: iStock

Tempe juga dapat diartikan sebagai proses pembuatan tempe itu sendiri. Hal tersebut disampaikan talkshow virtual bertajuk Ngobrol Bareng yang diadakan oleh Ayo Telusuri dan Masak TV (09/04).

"Tempe itu bukan hanya sekadar makanan. Kata 'tempe' itu sebenarnya bisa dipakai jadi kata kerja, yaitu 'menempe'. Jadi yang menjawab kenapa ada tempe koro atau tempe edible flower," ujar Dr. Driando.

Jadi, tempe dapat terbuat dari berbahan jenis bahan-bahan dan tidak melulu kacang kedelai. Berdasarkan penelitian, Dr. Driando mengatakan sejauh ini ada sekitar 22 jenis kacang-kacangan di seluruh dunia yang bisa dijadikan tempe.

Ahli Pangan TempeIni Sejarah Tempe, Makanan Asli Indonesia yang Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda Dunia: detikFood/Riska Fitria

Bicara soal sejarahnya, tempe memiliki sejarah panjang di nusantara. Menurut Sejarawan Kuliner sekaligus Peneliti Fadly Rahman, tempe sudah ada sejak abad ke-19 dan dijadikan produk protein nabati pengganti daging.

Awal mula tempa dibuat memang menggunakan kacang kedelai. Fadly Rahman mengatakan itu disebabkan karena dulu budidaya kedelai di nusantara sangat melimpah. Karenanya dimanfaatkan orang dari berbagai kalangan.

Salah satunya untuk membuat tempe. Nah, menilik jejak arkeologinya, ternyata kedelai tercatat pada prasasti dan naskah kuno. Di mana ada sebuah produk bernama taufu yang tersebut taufu yang terbuat dari kedelai.

Jenis biji untuk bahan baku tempeIni Sejarah Tempe, Makanan Asli Indonesia yang Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda Dunia Foto: iStock

Lebih lanjut, Dr. Driando juga menyebutkan bahwa tempe adalah makanan yang kaya akan nutrisi. Bahkan kandungan nutrisinya lebih tinggi dibandingkan daging. Proses fermentasinya bahkan dapat melipatgandakan zat bioaktif.

"Zat tersebut telah dihubungkan dapat menurunkan risiko penyakit kronis. Mulai dari diabetes, alzheimer, obesitas, penyakit paru-paru, hingga bisa meningkatkan kesehatan sistem pencernaan," ujar Dr. Driando.

Dari keistimewaan tempe itulah mengapa makanan tersebut diakui sebagai warisan budaya Indonesia. Dan kini diajukan sebagai warisan budaya dunia.

Baca Juga : Cara Membuat Tempe Sendiri di Rumah dengan Mudah



Simak Video "Bikin Laper: Risotto Seafood hingga Stracciatella Pizza"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com