Air Soda dan Air Tonik Ternyata Berbeda, Ini Penjelasannya

Diah Afrilian - detikFood Selasa, 06 Apr 2021 16:00 WIB
Air Soda dan Air Tonik Ternyata Berbeda, Ini Penjelasannya Foto: iStock
Jakarta -

Sekilas gelembung yang ditemukan pada air bisa mengindikasikan bahwa air tersebut bersoda. Ternyata tidak semua air soda sama. Ini penjelasannya.

Ketika pergi ke supermarket dan kamu melewati koridor air kamu akan melihat semuanya akan tampak sama secara sekilas. Mungkin hanya merek jual yang akan membedakan penampilan fisik mereka.

Sama halnya ketika kamu melihat air minum dan air mineral yang sekilas terlihat sama. Faktanya air minum dan air mineral pun memiliki perbedaan pada masing-masing kandungannya.

Perbedaan ini juga sering ditemukan pada rak air bersoda. Gelembung yang terlihat hanya akan mengindikasikan bahwa air tersebut mengandung soda secara umum.

Air Soda dan Air Tonik Ternyata Berbeda, Ini PenjelasannyaAir Soda dan Air Tonik Ternyata Berbeda, Ini Penjelasannya Foto: iStock

Mengutip dari Mashed (8/2), air bersoda ternyata punya jenis dan karakteristiknya masing-masing. Tentunya perbedaan ini berbeda dengan perbedaan antara air minum dan air mineral.

Baca Juga: Kopi Plus Tonic Water, Minuman Kopi Segar Menggigit yang Sedang Tren

Pada air minum dan air mineral, pembedanya adalah letak sumber mata air yang digunakan. Sedangkan, pada air bersoda perbedaan ini dilihat dari jenis, pembuatan serta karakteristik rasa yang dihasilkan.

Air Soda dan Air Tonik Ternyata Berbeda, Ini PenjelasannyaAir Soda dan Air Tonik Ternyata Berbeda, Ini Penjelasannya Foto: iStock

Pada air seltzer atau air bersoda, ada proses karbonasi mata air dengan menggunakan karbon dioksida. Hal inilah yang kemudian membuat air bersoda memiliki gelembung soda tanpa adanya tambahan aroma.

Sedangkan pada club soda, minuman akan memiliki rasa yang lebih berbeda. Hal ini disebabkan adanya mineral tambahan seperti natrium klorida dan kalium sulfat.

Terakhir pada air mineral yang memang memiliki kandungan alami tanpa perlu perlakuan khusus untuk membuat gelembung kecil. Air mineral diambil dari mata air yang mengandung garam dan senyawa belerang yang membuatnya berkarbonasi secara alami.

Berbeda dengna ketiga jenis air berkarbonasi yang telah disebutkan. Air tonik atau tonic water menjadi jenis air yang benar-benar beda oleh ketiga jenis air yang sebelumnya.

Air Soda dan Air Tonik Ternyata Berbeda, Ini PenjelasannyaAir Soda dan Air Tonik Ternyata Berbeda, Ini Penjelasannya Foto: iStock

Air tonik biasanya digunakan oleh para mixer atau peracik minuman untuk menyajikan suatu minuman yang khas. Air tonik ini tidak boleh diganti dengan air soda atau air jenis lainnya.

Air tonik sendiri terbuat dari air berkarbonasi, gula dan senyawa pahit yang dikenal dengan sebutan kina. Kina merupakan kulit pohon cinchona yang banyak tumbuh di seluruh Amerika Selatan.

Campuran kina dan sedikit gula ini meberikan karakteristik air tonik dengan rasa pahit yang unik. Karakteristik ini lah yang dapat membuat gin dan tonik memiliki rasa yang sangat seimbang.

Ketika kamu ingin membuat segelas koktail, mungkin air bersoda, air mineral atau soda club akan cukup. Tetapi jika kamu mencoba membuat liquor dengan resep yang menggunakan air tonik jangan sekali-sekali mengganti air tonik dengan jenis air bersoda lainnya.

Baca Juga: Setiap Bir Dijamin Enak Karena Bisa Diracik Sesuai DNA



Simak Video "Wah! Kalori Frapuccino Lebih Banyak dari Minuman Bersoda"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com