Kriuk Renyah Kerupuk Ternyata Sudah Dinikmati Sejak Ada ke-9

Riska Fitria - detikFood Sabtu, 06 Mar 2021 16:00 WIB
Kriuk Renyah Kerupuk Ternyata Sudah Dinikmati Sejak Ada ke-9 Foto: iStock
Jakarta -

Indonesia memiliki berbagai macam kerupuk dengan aneka rasa, bentuk dan warna. Namun, tahukah kamu tentang asal-usul kerupuk di Indonesia?

Kerupuk merupakan makanan pelengkap bagi orang Indonesia. Bahkan sebagian orang merasa kurang berselera ketika makan tanpa ada kerupuk. Bunyi renyah kerupuk seolah meningkatkan nafsu makan.

Di Indonesia sendiri, ada banyak jenis kerupuk di setiap daerahnya. Mulai dari keripik kulit, kerupuk melarat, kerupuk opak, kerupuk putih, kerupuk pasir, kerupuk udang, kerupuk gendar dan lainnya.

Baca Juga : Ini Tips Simpan Kerupuk Melempem Agar Bisa Garing Lagi

Kriuk Renyah Kerupuk Ternyata Sudah Dinikmati Sejak Ada ke-9Kriuk Renyah Kerupuk Ternyata Sudah Dinikmati Sejak Ada ke-9 Foto: iStock

Berbagai jenis kerupuk tersebut memiliki keunikan tersendiri. Baik dari cita rasa, bentuk dan warnanya. Banyak disukai orang, ternyata kerupuk memiliki cerita panjang soal asal-usulnya di Indonesia.

Mengutip dari situs Good News From Indonesia, kurupuk pertama kali ada di Indonesia pada sekitar abad ke-9 atau ke-10. Hal tersebut diungkap oleh Sejarawan kuliner, Fadly Rahman.

Fadly Rahman menyebut bahwa kerupuk ada pertama kali di pulau Jawa. Bukti tersebut diperkuat dengan adanya prasasti Batu Pura. Nah, di prasakti itulahnya terdapat tulisan 'Kerupuk Rambak'.

kerupuk kulitkerupuk kulit Foto: Getty Images/iStockphoto/JokoHarismoyo

Kerupuk rambak merupakan jenis kerupuk yang terbuat dari kulit satu atau kulit kerbau. Biasa juga disebut kerupuk kulit atau jangek di kalangan orang Padang.

Kerupuk tersebut merupakan salah satu yang menjadi favorit semua orang. Bahkan kerupuk kulit itu banyak ditemui dimanapun. Di restoran Padang, kerupuk ini disajikan dengan kuah gulai yang gurih.

Proses pembuatan kerupuk kulit ini terilang mudah. Pertama, kulit sapi harus dibakar untuk memisahkan kulit dari selaput dan membersihkan dari bulu-bulunya.

Setelah bersih, baru kulit sapi direbus hingga matang. Proses selanjutnya adalah mengiris kulit sapi sesuai dengan ukuran yang dimau, lalu dijemur hingga kering.

Kriuk Renyah Kerupuk Ternyata Sudah Dinikmati Sejak Ada ke-9Kriuk Renyah Kerupuk Ternyata Sudah Dinikmati Sejak Ada ke-9 Foto: iStock

Kepopuleran kerupuk kemudian merambah hingga ke Semenanjung Melayu. Pada abad ke-19 kerupuk tertulis dalam naskah Melayu yang merupakan karya dari Abdul Kadir Munsy.

Tertulis kata 'keropok' yang mengacu pada kerupuk. Kerupuk tidak hanya disukai oleh orang Melayu saja, tetapi juga orang Belanda yang saat itu menjajah kawasan Melayu.

Kemudian banyak orang yang tertarik membuka usaha kerupuk. Orang yang pertama kali mendirikan usaha kerupuk adalah Sahidin dan Sukarman yang berasal dari Tasikmalaya pada tahun 1930-an.

Tempat usaha kerupuknya berada di Jalan Kopo depan Rumah Sakit Emanuel Bandung. Pabrik kerupuk ini memiliki banyak pegawai.

Kemudian mereka berhasil mendirikan pabrik kerupuk sendiri. Sejak itulah pabrik kerupuk banyak bermunculan di berbagai daerah Indonesia.

Baca Juga : Begini Cara Gampang Goreng Kerupuk Tanpa Minyak



Simak Video "Renyah dan Nikmat Kerupuk Jangek Khas Minang"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com