5 Fakta Unik GoFood yang Jadi Barometer Tren Kuliner Tanah Air

Jihaan Khoirunnisaa - detikFood Rabu, 27 Jan 2021 16:55 WIB
GoFood Konsisten Jadi Andalan Pelanggan Foto: Gojek
Jakarta -

Layanan GoFood dari super app Gojek mengumumkan tren kuliner 2020 dan prediksi kuliner di tahun 2021 ini. Tak hanya sekadar pemimpin industri layanan pesan-antar makanan, GoFood juga memiliki peran penting dalam membentuk tren kuliner masyarakat, yang menjadi acuan bagi para pengusaha kuliner.

"Hadirkan kenyamanan pelanggan untuk menjelajah kuliner selalu menjadi menjadi prioritas utama GoFood. Teknologi GoFood memungkinkan pelanggan untuk tidak hanya mengandalkan GoFood sebagai pengantaran makanan, namun juga menjadi destinasi bagi pelanggan untuk mengeksplorasi lebih dari 20 juta item menu makanan dan minuman di seluruh Indonesia, sesuai dengan kegemaran pelanggan," kata Chief Food Officer Gojek Group Catherine Hindra Sutjahyo dalam keterangan tertulis, Rabu (27/1/2021).

Melalui data dari GoFood, banyak fakta-fakta unik mengenai tren kuliner Tanah Air. Apa sajakah itu? Berikut ulasan selengkapnya.

1. Kuliner GoFood Didominasi Mie Pedas Sepanjang 2020

Sama seperti tahun sebelumnya, ayam goreng dan kopi susu masih menjadi andalan masyarakat di tengah pandemi untuk menemani kegiatan bekerja dan belajar dari rumah. Namun di samping ayam goreng dan kopi susu, rupanya ada tiga menu pendatang baru yang menggebrak tren kuliner di tahun 2020.

Adapun ketiga menu tersebut yaitu mie pedas terutama yang dikemas dengan nama-nama unik seperti mie setan, mie iblis, dan lainnya. Ada juga minuman berbahan dasar susu segar yang dikombinasikan dengan matcha, pandan, dan boba, serta dimsum goreng jenis udang rambutan hasil produksi UMKM.

2. Fitur Contactless Delivery GoFood Bantu Pelanggan

Fitur contactless delivery GoFood yang dihadirkan lewat pilihan pesan auto text yang merupakan wujud adaptasi di situasi pandemi, pengguna rata-rata tertinggi meningkat 5x lipat semenjak diluncurkan pada Maret 2020. Fitur ini merupakan upaya GoFood agar bisa beradaptasi dengan situasi pandemi COVID-19.

3. Fitur GoFood Pickup Jadi Solusi Minimalisir Kontak Fisik

Fitur GoFood Pickup mencatatkan peningkatan hingga hampir 30x lipat sepanjang 2020. Artinya, semakin banyak pelanggan yang telah memanfaatkan solusi pickup makanan sehari di outlet pilihan guna meminimalisir adanya kontak fisik langsung.

4. Fitur Ganti Lokasi untuk Berbagi Rasa dengan yang Terkasih

Fitur ganti lokasi makin populer untuk mengungkapkan kasih sayang dan jalin silaturahmi antara keluarga dan kerabat. Terbukti setiap harinya, 1 dari 5 (20%) pelanggan GoFood melakukan transaksi dengan memanfaatkan fitur ini di sepanjang 2020. Tak hanya itu, keluarga juga semakin menikmati makan bersama #DiRumahAja.

Pesanan menu bundle atau menu keluarga mengalami kenaikan mencapai 40% dari seluruh total transaksi GoFood. Kontribusi ini menunjukkan GoFood semakin jadi andalan untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari seluruh anggota keluarga. Pemesanan menu keluarga ini semakin meningkat pada Desember 2020, saat GoFood menghadirkan promo Foodiskon.

5. GoFood Prediksi 3 Menu Kuliner yang Akan Laris di 2021

Memasuki 2021, tiga menu kuliner yang diprediksi akan laris di tahun ini adalah Dessert Box (cake dalam kemasan) dengan berbagai varian dan kemasan yang unik, Makanan dan minuman berbahan dasar Milo serta Rice Bowl dengan berbagai topping.

Ini berdasarkan tingkat jumlah pesanan serta jumlah pencarian di penghujung 2020 lalu. Prediksi ini dapat menjadi inspirasi bagi para mitra usaha yang tengah mempersiapkan kreasi menu andalan di tahun 2021.

Catherine mengatakan pihaknya terus berupaya untuk bisa membantu pelanggan dalam beradaptasi di tengah pandemi COVID-19, mulai dari pengembangan teknologi, menghadirkan kejelasan informasi dan komunikasi pada aplikasi, hingga melakukan edukasi terkait protokol kesehatan.

"Upaya kami memperoleh pengakuan tingkat dunia sebagai layanan pesan-antar makanan yang yang melakukan adaptasi tampilan (user interface/ UI) dan pengalaman pelanggan (user experience/ UX) terbaik dalam merespons COVID-19 oleh UXAlliance, USaria dan Somia CX," tambahnya.

Tidak hanya menjadi andalan pelanggan, diakui Catherine, GoFood juga telah berperan dalam membantu mitra merchant terutama UMKM agar dapat tumbuh dan berkembang dengan go digital. Sampai dengan akhir 2020, setidaknya tercatat 750.000 mitra usaha kuliner Indonesia yang bergabung bersama GoFood terutama di kategori UMKM, atau meningkat sekitar 50% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara bisnis, GoFood pun turut dibuktikan dengan pertumbuhan pendapatan yang meningkat sebesar 20 kali lipat dalam empat tahun terakhir.

"Di tahun 2021 ini, GoFood akan terus merancang teknologi yang meningkatkan pengalaman lebih baik bagi pelanggan. GoFood mengedepankan teknologi personalisasi, serta berfokus menjadi destinasi dan referensi kuliner utama di Indonesia yang akan dihadirkan lewat beberapa fitur andalan sepanjang 2021 nanti," tutupnya.

Untuk diketahui, di penghujung 2020 lalu, GoFood telah menyesuaikan tampilan (UI) di aplikasi dan meningkatkan pengalaman menyeluruh (UX) dengan memperkuat personalisasi, adanya halaman navigasi, informasi status pengantaran makanan, serta fitur koreksi otomatis (auto correct) pada kolom pencarian. Dalam waktu dekat, GoFood juga akan melengkapi fitur rating dengan ulasan yang dapat diberikan langsung oleh pelanggan untuk referensi pengguna lain.

(fhs/ega)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com