Nama Buah Naga Diubah di India Gegara Dianggap Identik China

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 21 Jan 2021 18:30 WIB
buah naga Foto: iStock
Jakarta -

Pemerintah Gujarat, India mengubah nama buah naga (dragon fruit) menjadi kamalam. Alasannya karena naga dianggap identik dengan China.

Dikutip dari Food NDTV (21/1), ketua menteri Gujarat, Vijay Rupani mengatakan nama buah naga resmi berubah menjadi kamalam. Nama ini menggantikan sebutan dragon fruit sebelumnya.

"Pemerintah negara bagian telah memutuskan mengganti nama "Dragon Fruit". Karena bentuk luarnya menyerupai bunga teratai, maka "Dragon Fruit" akan diganti namanya menjadi "Kamalam"," tutur Vijay.

Ia juga mengatakan nama buah naga selama ini identik dengan China. "Dan kami mengubahnya," sambungnya lagi.

Nama Buah Naga Diubah di India Gegara Dianggap Identik ChinaNama Buah Naga Diubah di India Gegara Dianggap Identik China Foto: ANI

Seperti diketahui, naga merupakan makhluk legenda dalam mitos dan budaya rakyat China. Naga digambarkan menyerupai ular yang panjang, bersisik, berkaki empat, dan bertanduk.

Adapun kata "Kamalam" untuk nama baru buah naga diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti teratai. Bunga ini juga merupakan simbol partai yang berkuasa di Gujarat.

Menurut Vijay, pemerintah Gujarat telah mengajukan hak paten untuk mengganti nama buah eksotis tersebut. Adapun buah naga di sana sebagian besar diimpor dari Amerika Selatan, namun kini juga ditanam di beberapa wilayah Gujarat.

Baca Juga: 9 Manfaat Buah Naga Merah untuk Kesehatan

Pengumuman perubahan nama buah naga menjadi kamalam lantas mendapat reaksi beragam dari netizen. "Naga telah dibunuh," canda seorang Anggota Parlemen Kongres Karti Chidambaram.

Ada juga Priyanka Chatuverdi yang mengatakan, "Haleluya! Naga itu telah ditunjukkan tempatnya ... Oh tunggu, maksudku buah naga."

buah nagaNama Buah Naga Diubah di India Gegara Dianggap Identik China Foto: iStock

Selama beberapa tahun terakhir, buah naga memang menjadi buah populer di Gujarat. Bahkan produksinya menguntungkan banyak petani di Gujarat, terutama di Bhuj, Gandhidham dan Mandvi.

Juli tahun lalu, perdana menteri Narendra Modi menyebut buah naga dalam acara radio miliknya yang terkenal. Ia menyerukan para petani di Kutch untuk menanam buah ini.

Modi juga menyebut manfaat nutrisi dari buah naga. Ia mengatakan buah naga kaya vitamin dan mineral.

Saat ini para petani di Gujarat juga sudah mulai mencap buah naga sebagai buah kamalam di pasar lokal. Menurut pemerintah di sana, nama kamalam memiliki hubungan langsung dengan para petani lokal.

Baca Juga: Cara Membuat Jus Buah Naga yang Segar dan Kaya Manfaat

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
eLIFE
×
Dietku Bukan Dietmu
Dietku Bukan Dietmu Selengkapnya