Miris! Para Wanita Ini Rela Jual Diri Demi Makanan

Devi Setya - detikFood Jumat, 01 Jan 2021 10:00 WIB
woman in blue dress with blue purse hand bag, high heels shoes with spread legs sitting on white bench. copyspace. Foto: iStock
Jakarta -

Kasus soal gadis Ghana yang rela jual diri demi Indomie ternyata bukan kasus pertama. Di beberapa daerah, ada wanita yang juga merelakan tubuhnya dijamah hanya demi makanan.

Sebuah survei yang dilakukan lembaga di Ghana mengungkap kalau banyak gadis-gadis muda yang rela menjual diri pada para pria demi seporsi Indomie. Hal ini mengungkap bahwa betapa mirisnya kehidupan di bawah garis kemiskinan.


Ternyata bukan hanya di Ghana, beberapa wanita di berbagai negara juga memiliki kasus serupa. Mereka rela menjual diri demi makanan. Kabar ini memang terdengar miris dan menyedihkan tetapi hal ini nyata adanya.

Para wanita yang menjual diri ini melakukan pekerjaan demi bertahan hidup. Makanan yang didapatkan juga beragam mulai dari tepung hingga mie instan.

Berikut beberapa kasus wanita yang rela jual diri demi makanan.

1. Jual diri demi beri makan anak

Ilustrasi perdagangan orang/prostitusi (Fuad Hashim/detikcom)Ilustrasi perdagangan orang/prostitusi (Fuad Hashim/detikcom) Foto: Ilustrasi perdagangan orang/prostitusi (Fuad Hashim/detikcom)

Seorang perawat asal Venezuela diketahui menjual diri demi memberi makan untuk anak-anaknya. Hal ini dilakukan karena krisis besar yang terjadi di Venezuela, wanita dengan nama samaran Mariza yang memiliki 3 anak ini terpaksa menjual dirinya demi bertahan hidup.

Ia pergi ke perbatasan Venezuela dan Kolombia, meninggalkan tiga anak serta ibunya. Mariza berniat mengadu nasib dengan melamar pekerjaan sebagai perawat namun berulang kali ditolak. Hingga akhirnya ia mengambil keputusan besar untuk menjadi pekerja seks.

Dilansir dari CNN, Mariza mengaku menjalani pekerjaan ini dengan terpaksa demi bisa terus memberi makan untuk anak-anaknya. "Saya melayani satu pria hari ini dan satu pria lainnya besok," kata Mariza. Ia merasa pendidikan yang ditempuhnya selama 5 tahun menjadi sia-sia. Setelah menjual diri selama 15 hari akhirnya Mariza bisa membeli sekantong tepung.

2. Jual diri demi beli telur

Masih di Venezuela, krisis yang melanda tahun 2016 membuat lebih dari 2,3 juta warga meninggalkan Venezuela demi mengais rezeki. Orang-orang memilih pergi ke Kolombia, Brazil dan Equador, termasuk wanita bernama Andrea yang berusia 26 tahun.

Orang-orang dengan basic pendidikan jelas saja sulit mendapatkan pekerjaan, Andrea pun terpaksa menjadi PSK. Ia dan 60 wanita lain menjajakan diri di rumah bordil. Dalam sehari Andrea bisa mendapat tiga orang pelanggan dan mendapat uang sekitar Rp 450 ribu.

Uang ini ia belikan telur, tepung dan makanan lain untuk nantinya dikirimkan kepada keluarganya di Venezuela. Tak hanya Andrea, banyak orang-orang yang dulunya bekerja di posisi bagus kini juga bekerja sebagai PSK.

3. Jual diri demi beli makanan

Seorang perempuan korban kelompok militan Boko Haram yang tinggal di kamp pengungsian mengaku terpaksa menjual diri untuk memberi makan lima orang anaknya. Keputusan ini ia ambil karena tak tega melihat kelima anaknya kerap kelaparan.

Wanita bernama Amina Ali Pulka yang berusia 30 tahun memutuskan untuk menjadi kekasih seorang pekerja dapur di kamp pengungsi. "Saya melakukannya karena tidak ada orang yang memberi saya makan atau memberi saya pakaian," ungkap Pulka seperti dikutip dari Reuters.

4. Jual diri demi Indomie

Duh! Indomie Jadi Penyebab Kehamilan Remaja di Ghana MeningkatDuh! Indomie Jadi Penyebab Kehamilan Remaja di Ghana Meningkat Foto: Yen/iStock


Kisah yang masih hangat diperbincangkan yakni kasus para gadis di Ghana yang rela menjual diri demi seporsi Indomie. Hal ini membuat lonjakan besar pada tingkat kehamilan gadis di Ghana.

Hal yang melatarbelakangi kasus ini tak lain adalah karena kelezatan Indomie. Di Ghana, mie instan asal Indonesia ini sangat populer karena rasanya yang lezat. Selain demi mie instan, para gadis ini rela ditiduri pria agar bisa meminjam ponsel demi mengakakses media sosial.



Simak Video "Mengintip Warung Angkringan Milik Dimas Seto"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com