Sekte Baru Makan Bubur, Taruh Kerupuk Dulu Baru Masukkan Bubur

Yenny Mustika Sari - detikFood Selasa, 17 Nov 2020 12:30 WIB
Sekte Bubur : kerupuk duluan baru bubur Foto: TikTok @pandaci___

2. Topping dan Bubur Dipisah

sekte bubur dipisahsekte bubur dipisah Foto: Twitter @foodfess2

Topping dan bubur dipisah juga masuk sekte cara makan bubur terbaru. Sekte bubur ini diunggah oleh akun Twitter @foodfess2.

Dalam gambar terlihat semangkuk bubur polos yang diberikan bumbu, serta mangkuk lainnya berisikan aneka topping bubur. Ternyata sekte baru makan bubur ini mendapatkan tanggapan positif dari netizen.

Bagi mereka yang tak suka topping tercampur dan lembek, maka sekte ini sangat diandalkan. Pasalnya Anda akan bisa mencampur bubur dengan bumbu seperti kuah kuning, kecap, sambal,juga merica, dan setelah itu tetap bisa merasakan setiap topping yang ada.

3. Kerupuk Dimasukkan Lebih Dulu

Sekte Bubur : kerupuk duluan baru buburSekte Bubur : kerupuk duluan baru bubur Foto: TikTok @pandaci___

Sekte baru makan bubur muncul lagi, kali ini kerupuknya diletakkan lebih dulu sebelum buburnya. Sekte ini diunggah dalam akun TikTok @pandaci___, menurutnya cara ini cocok untuk mereka yang suka tekstur kerupuk lembek.

Jadi kerupuk dimasukkan ke dalam mangkuk, barulah dituangkan bubur di atasnya. Setelah itu tuangkan kuah kaldu, kecap manis, merica, daun bawang, cakwe, hingga suwiran ayam.

Ternyata ada yang menyukai sekte baru makan bubur ini. Menurutnya ide sekte kerupuk dimasukkan lebih dulu dari buburnya sangat brilian, "Brilian untuk aku tim bubur ga diaduk tapi sukanya kerupuk lembek," ujar seorang netizen TikTok.

Namun ada juga yang tak menyukai sekte baru ini. Menurut mereka kerupuknya harus masih renyah. "No, kerupuk adalah dewa. Harus dimakan selagi krispi," sahut netizen lain.

Baca Juga: 5 Sekte Bubur yang Bikin Geger, Ada yang Dipisah sampai Disedot!

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Bubur Ayam Green Tea, Bandung"
[Gambas:Video 20detik]

(yms/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com