Tercatat dalam Al Quran, Jahe Jadi Campuran Minuman di Surga

Devi Setya - detikFood Selasa, 17 Nov 2020 05:33 WIB
Tercatat dalam Al Quran, Jahe Jadi Campuran Minuman di Surga Foto: Getty Images/iStockphoto/julichka
Jakarta -

Jahe sudah dikenal luas dengan segudang khasiatnya untuk kesehatan. Ternyata jahe bukan tanaman sembarangan karena rimpang ini tercatat dalam Al Quran dan jadi campuran minuman di surga.

Jahe yang punya nama latin Zingiber officinale ini dikenal sebagai tumbuhan rimpang yang sering dimanfaatkan sebagai campuran obat herbal. Jahe mengandung berbagai zat yang terbukti ampuh mengobati berbagai macam masalah kesehatan.

Di Indonesia sendiri, jahe kerap diolah jadi minuman hangat dan jadi campuran bumbu masakan. Rasanya yang pedas segar membuat jahe makin populer dan disukai banyak orang.

Tercatat dalam Al Quran, Jahe Jadi Campuran Minuman di SurgaTercatat dalam Al Quran, Jahe Jadi Campuran Minuman di Surga Foto: Getty Images/iStockphoto/julichka

Secara umum, jahe bermanfaat karena mengandung zat alami antimikroba, antioksidan, antiinflamasi dan mengandung zat yang meningkatkan sistem kekebalan imun tubuh. Istimewanya lagi, jahe juga ternyata tercatat dalam Al Quran sebagai bahan campuran minuman di surga.

Jahe juga termasuk rimpang kuno yang sudah dijadikan ramuan herbal oleh Rasulullah SAW. Dalam Al Quran surat Al Insan ayat 17, jahe disebutkan dengan jelas.

"Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe." (QS: Al Insan : 17)

Para ulama berpendapat bahwa bahan yang dimaksud dalam ayat ini adalah minuman surga yang diberi campuran jahe. Di masa Rasulullah SAW juga jahe dianggap sebagai tumbuhan yang sangat penting.

Dari Abu Sa'id Al Khudri dia menceritakan: "Raja Romawi pernah menghadiahkan kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassallam satu bejana berisi jahe. Beliau memberikan kepada setiap orang satu potong untuk dimakan dan aku juga mendapatkan satu potong untuk kumakan." (HR: Abu Nuaim).

Manfaat dan khasiat jahe sudah dikenal luas sejak ratusan tahun lalu. Ibnu Masawih, seorang tabib dan ahli kesehatan pada awal masa Islam menyebutkan kegunaan jahe untuk kesehatan. Ibnu Masawih mengatakan jahe bisa mengobati gangguan kesehatan hati, meningkatkan vitalitas pria dan mengobati masalah lambung serta sistem pencernaan.

Jahe juga berguna untuk mensterilkan dan memperkuat organ mulut. Sejarah mencatat kalau jahe sudah digunakan sejak zaman dahulu dan diandalkan sebagai obat demam.



Simak Video "Hangat dan Nikmat! Tak Heran Kembang Tahu di Sini Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com