#KansasBukaLagi, Gerakan Alumni Bantu Lariskan Pedagang Kantin Sastra UI

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 07 Okt 2020 16:00 WIB
#KansasBukaLagi, Gerakan Alumni Bantu Lariskan Pedagang Kantin Sastra UI Foto: Twitter@Geriirawan

4. Omzet pedagang Kansas meningkat usai dapat bantuan

#KansasBukaLagi, Gerakan Alumni Bantu Lariskan Pedagang Kantin Sastra UI#KansasBukaLagi, Gerakan Alumni Bantu Lariskan Pedagang Kantin Sastra UI Foto: Twitter@Geriirawan

Dengan hadir di layanan ojek online, para pedagang Kansas merasakan dampak positif. Omzet mereka yang tadinya nol kini perlahan bangkit kembali.

"Contohnya Kopral itu dia sudah konsisten di angka sehari omzet Rp 300-400 ribu. Dulu selama 6 bulan kan nol," jelas Geri. Pria lulusan sastra Jawa ini menambahkan Ayam Kremes Mas Alan dulunya hanya beromzet Rp 40-100 ribu meski sudah ada lebih dulu di aplikasi ojek online, namun setelah dibantu publikasi dan sebagainya oleh Geri dan teman, kini omzetnya bisa mencapai Rp 1 juta per hari.

Pria yang berprofesi sebagai wirausahawan ini melanjutkan, "Saya seneng ngeliat mereka semangat lagi. Saya juga berharap temen-temen UI atau BEM fakultas lainnya entah FISIP, MIPA, harus ada gerakan seperti ini di fakultas masing-masing."

5. Semuanya kembali ke masing-masing pedagang

#KansasBukaLagi, Gerakan Alumni Bantu Lariskan Pedagang Kantin Sastra UI#KansasBukaLagi, Gerakan Alumni Bantu Lariskan Pedagang Kantin Sastra UI Foto: Twitter@Geriirawan

Di balik semua kesuksesan gerakan #KansasBukaLagi, Geri mengingatkan pada para pedagang kalau semua hal nantinya kembali ke diri mereka sendiri. "Saya tekanin ke pedagang-pedagang yang kita bantu. Bahwasanya ketika kita bantu bukan berarti lu bakal jalan terus dagangan. Tetep nanti titik tumpunya ada di si pedagang sendiri. Bisa jaga rasa, kualitas, porsi, harga, kecepatan membuat makanan, semua tergantung ke pedagangnya," kata Geri.

Meski begitu, Geri tetap membantu mengontrol. "Kita tetep bantu kontrol, kita cek kalau misalkan stabil kita atur strategi biar naik. Kalau yang turun gimana bisa naik lagi, minimal stabil," tambahnya. Geri juga punya tujuan agar pedagang Kansas ini ke depannya bisa menjangkau pembeli lebih luas, tak hanya mahasiswa. "Goalnya, selain mereka ramai di online, kalau misalkan kantin sudah buka, mereka jadi punya dua cabang," kata pria ramah ini.

Sementara untuk gerakan #KansasBukaLagi, Geri bilang dalam waktu dekat ingin mengadakan konser virtual via YouTube atau Instagram Live. "Kantin ini kan tempat lahirnya beberapa band kampus, salah satunya Payung Teduh. Pada akhirnya kita juga akan adain penggalangan dana," tandas Geri. Hal ini lantaran ada penjual yang masih belum memiliki fasilitas berjualan yang layak.

Baca Juga: Intip Tampilan Kantin Psikologi UI yang Bersih dan Higienis

Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua


Simak Video "Bikin Laper: Seger! Makan Soto Oseng Kaki Sapi di Jakarta Pusat"
[Gambas:Video 20detik]

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com