Rumah Adat, Kebudayaan, dan Makanan Khas Jawa Timur buat yang Penasaran

Rosmha Widiyani - detikFood Rabu, 30 Sep 2020 13:30 WIB
lontong kupang Foto: Istimewa/Rumah Adat, Kebudayaan, dan Makanan Khas Jawa Timur buat yang Penasaran
Jakarta -

Jawa Timur, seperti provinsi lain di Indonesia, memiliki ciri khas yang membedakannya dengan wilayah lain. Baik itu dalam hal kebudayaan, makanan, dan rumah adat.

Untuk soal kuliner, provinsi ini umumnya memiliki makanan dengan rasa lebih tajam. Sementara rumah adat dan kebudayaan menjadi karakter Jawa Timur juga khas dan berbeda dengan provinsi tetangganya. Jika pandemi sudah berlalu, tak ada salahnya mencicipi kuliner sambil menikmati kebudayaan dan rumah adat Jawa Timur.

Untuk saat ini, cukup mengetahui detail seputar makanan dan budaya Jawa Timur dan berdoa semoga pandemi cepat berlalu. Berikut informasi tentang rumah adat, kebudayaan, dan makanan khas Jawa Timur.

1. Makanan khas Jawa Timur

Kuliner Jawa Timur tidak hanya rawon, rujak cingur, dan soto Surabaya yang sudah terkenal dengan rasa gurih dan pedas. Jawa Timur punya lontong kupang yang menggunakan hewan laut semacam kerang berukuran sangat kecil. Lontong kupang dihidangkan dengan potongan lontong, kuah petis coklat bening plus taburan kupang, dan sate kerang. Sajian biasa ditambah bawang putih goreng atau jeruk nipis untuk menghilangkan amis.

2. Rumah adat khas Jawa Timur

Dikutip dari buku Rumah Adat Nusantara yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, rumah adat khas Jawa Timur disebut joglo. Jenis rumah ini ada juga di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, namun joglo Jawa Timur menggunakan atap yang lebih sederhana.

Joglo Jawa Timur terbagi menjadi ruang pendopo dan ruangan belakang yang memiliki fungsi masing-masing. Pendopo berada di bagian depan joglo untuk menerima tamu dan mengadakan pertemuan. Sedangkan ruang belakang merupakan area pribadi yang digunakan untuk aktivitas sehari-hari anggota keluarga. Kamar dan ruang tidur biasanya berada di ruang belakang joglo Jawa Timur.

3. Kebudayaan khas Jawa Timur

Selain makanan dan rumah adat, masih ada kebudayaan lain yang menjadi ciri khas Jawa Timur. Misal berkomunikasi menggunakan bahasa Madura dan dialek Jawa Timur. Masyarakat Jawa Timur juga menggunakan bahasa Jawa kasar (ngoko) untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk Bahasa Madura, memang digunakan di Pulau Madura dengan pengaruh yang mencapai daerah pesisir utara. Wilayah ini termasuk Pasuruan, Sidoarjo, Situbondo, Besuki. Bondowoso, dan Jember. Sedangkan Suku Tengger di Jawa Timur menggunakan bahasa Jawa dialek Tengger.



Simak Video "Kothokan, Menu Asal Jawa Timur yang Cocok untuk Berbuka"
[Gambas:Video 20detik]
(row/pal)