Perkebunan Durian Musang King Hancurkan 1.456 Km2 Habitat Satwa Liar Malaysia

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 01 Sep 2020 15:00 WIB
Perkebunan durian Musang King rusak habitat satwa liar Malaysia Foto: Facebook Malaysian Animal Association
Jakarta -

Durian Musang King dari Malaysia terkenal sangat lezat. Namun lahan perkebunan durian ini di Pahang kabarnya hancurkan 1.456 km2 habitat satwa liar Malaysia.

Dikutip dari World of Buzz (31/8), Asosiasi Satwa Malaysia mengunggah keterangan di Facebook soal lahan perkebunan durian Musang King di Pahang. Mereka mengklaim perkebunan durian menghancurkan 360 ribu acre atau sekitar 1.456 km persegi lahan hutan, rumah bagi banyak spesies satwa liar Malaysia.

"Ini hanya jumlah kerusakan hutan ilegal di wilayah Pahang. Kami bahkan belum memasukkan penggundulan hutan di Kelantan, Perak, Kedah, dan Johor," kata perwakilan asosiasi.

Perkebunan durian Musang King rusak habitat satwa liar MalaysiaPerkebunan durian Musang King rusak habitat satwa liar Malaysia Foto: Facebook Malaysian Animal Association

Menurut unggahan itu pula, durian Musang King dijual mahal, bahkan tak semua warga Malaysia bisa menikmati kelezatannya. "Hanya 10% durian dari jumlah keseluruhan panen yang kualitasnya bukan yang terbaik ada di sini (Malaysia), sementara sisanya untuk ekspor ke luar negeri," tambah Asosiasi Satwa Malaysia.

Mereka menyoroti keuntungan dari penjualan durian Musang King dimonopoli para penghancur hutan yang tidak peduli dengan kehidupan satwa liar. Padahal satwa-satwa ini kehilangan habitatnya karena kerusakan yang terjadi di 'rumah' mereka.

Baca Juga: Di Sini Bisa Makan Durian Musang King Sepuasnya Cukup Bayar Rp 390 Ribu

Perkebunan durian Musang King rusak habitat satwa liar MalaysiaPerkebunan durian Musang King rusak habitat satwa liar Malaysia Foto: Facebook Malaysian Animal Association

Asosiasi Satwa Malaysia juga mengatakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan isu ini sia-sia, karena justru akan menambah masalah baru.

"Hewan buas yang tengah dibesarkan akan terpengaruh saat mereka mencari 'rumah' karena hutan dirusak. Hutan itu bahkan dipagari untuk perkebunan ilegal yang tidak menguntungkan orang Malaysia," kata perwakilan asosiasi. Ancaman terhadap habitat satwa liar ini juga disertai dengan faktor lain seperti penebangan dan pembangunan lahan yang tidak terkendali.

Di akhir, mereka menyebut, "Saat ini harimau, macan kumbang, tapir, gajah, dan rusa kutub Malaya dibiarkan berserakan di jalan-jalan dan desa-desa. Apa gunanya merdeka bila kekayaan alam nasional kita hancur di tangan orang yang tidak bertanggung jawab?"

durian musang kingPerkebunan durian Musang King rusak habitat satwa liar Malaysia Foto: iStock

Adapun durian Musang King merupakan salah satu durian unggulan Malaysia. Durian ini pertama kali diperkenalkan tahun 1980. Ciri khasnya memiliki daging buah berwarna kuning terang.

Selain itu teksturnya lembut, creamy, dan tidak berserat. Lalu rasanya manis legit dengan sedikit rasa pahit. Di Indonesia durian Musang King dijual di supermarket durian atau supermarket khusus buah. Biasanya dalam keadaan beku. Harganya terbilang mahal, bisa mencapai Rp 500 ribu.

Baca Juga: Ini Asal Usul dan Ciri Durian Musang King yang Tersohor Lezat Rasanya



Simak Video "Ragam Olahan Durian: Gulai Durian Mengkal hingga Bakso Durian"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)