Gara-gara Ayamnya Berkokok, Kakek Ini Harus Bayar Denda Rp 2,9 Juta

Devi Setya - detikFood Senin, 17 Agu 2020 19:00 WIB
kakek didenda karena ayam berkokok Foto: istimewa/foxnews
Jakarta -

Seorang kakek di Italia dipaksa membayar denda sejumlah uang karena ayamnya berkokok di pagi hari. Tetangga kakek ini merasa terganggu dengan suara ayam.

Kakek bernama Angelo Boletti yang tinggal di Castiraga Vidardo, Italia harus menelan kekecewaan setelah dituntut untuk membayar denda oleh tetangganya sendiri. Dikabarkan FoxNews (17/8) Boletti yang kini berusia 83 tahun diminta membayar uang tuntutan senilai $200 atau setara Rp 2,9 juta.

Tuntutan denda berupa uang ini dilayangkan sang tetangga yang mengaku terganggu dengan adanya suara berkokok ayam setiap pagi hari. Ayam yang berkokok ini tak lain adalah milik Boletti.

"Saya tidak bisa berkata-kata," kata Boletti dalam wawancara dengan media setempat.

kakek didenda karena ayam berkokokkakek didenda karena ayam berkokok Foto: istimewa/foxnews

Baca juga : Kisah Haru Pria yang Memakan Ayam Peliharaannya Sendiri

Boletti menjelaskan kalau ayam jantan miliknya yang diberi nama Carlino ini dulu tinggal di area perkebunan. Namun sejak 20 hari belakangan, ayam ini tinggal di rumah Boletti yang lokasinya ada di tengah pemukiman penduduk.

Sebagai sifat alami ayam jantan, Carlino berkokok setiap dini hari mulai pukul 4.30 waktu setempat. Kokokan ayam jantan ini ternyata dianggap bising dan mengganggu para tetangga Boletti.

Bukan menegur Boletti secara langsung, tetangga ini justru memilih melapor kepada pihak polisi. Alhasil, kini ada polisi yang bertugas mengawasi rumah Boletti di pagi hari. Setelah mengumpulkan bukti, kakek ini diminta untuk membayar denda.

Dalam aturan lokal, Boletti diharuskan membayar hampir $200 (Rp 2,9 juta) karena kedapatan memelihara hewan di rumah yang areanya terbatas. Di Italia ada aturan bahwa pemilik hewan peliharaan harus menjaga jarak sekitar 10 meter dari rumah tetangga.

Boletti yang seorang pensiunan tukang batu mengatakan kalau ayamnya, Carlino ditempatkan di kandang pada saat itu. Dia juga mengatakan bahwa dia tidak mengetahui aturan tersebut dan berencana untuk mengajukan banding atas denda yang ditetapkan tersebut.

"Mereka bisa saja memberi tahu saya sebelumnya karena saya tidak mengerti," kata Boletti.

Di usia yang sudah tua Boletti sangat ingin mengajukan banding atas tuntutan ini namun ia tidak tahu harus pergi kemana dan tentu membutuhkan pendampingan. "Saya ingin mengajukan banding, tetapi ke mana saya harus pergi sementara usia saya sudah 83? Saya tidak akan berhenti di sini: Saya akan menghubungi pihak polisi, Prefektur, semuanya," lanjutnya.

Kasus soal ayam berkokok ini telah sampai di telinga Walikota Castiraga Vidardo, Emma Perfetti. Perfetti mengaku sudah mendengar kabar ini dan kasusnya sudah terjadi sejak awal bulan Juli lalu.

kakek didenda karena ayam berkokokkakek didenda karena ayam berkokok Foto: istimewa/foxnews

Baca juga : Pelihara Ayam Saat Pandemi Corona, Keluarga Ini Tak Perlu Beli Telur Lagi

Perfetti mengatakan polisi setempat sudah memberikan teguran pada awl Juli agar Boletti mengikuti aturan yang berlaku soal kepemilikan hewan peliharaan. Sayangnya teguran ini tak diindahkan oleh Boletti dan berakhir pada jatuhnya denda atas kakek pemilik ayam.

"Dia memberi tahu petugas bahwa ayam jago hanya akan ada selama 20 hari di rumahnya tetapi ternyata ayam bernama Carlino ini melewati batas waktu tersebut," ujar sang Walikota.

Perfetti menyimpulkan bahwa kokok Carlino di pagi hari tidak adil bagi tetangga dan dianggap mengganggu. Lain halnya dengan suara kokok ayam di desa yang masyarakatnya tidak akan merasa terganggu.



Simak Video "Ayam Panggang ala Rowstid Chikin Dijual di Lapak Bajaj Unik"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com