Curhat Mantan Manajer Jadi Petani, Dijauhi Teman hingga Ditertawakan Tetangga

Devi Setya - detikFood Sabtu, 15 Agu 2020 12:30 WIB
mantan manager jadi petani sayur Foto: twitter @malaikatisrail
Jakarta -

Jabatan tinggi dan penghasilan besar membuat pria ini punya banyak teman. Tapi setelah ia beralih menjadi petani sayur, banyak teman justru menjauh.

Pria pemilik akun twitter @malaikatisrail ini akrab disapa Bang Tani. Ia kini memang berprofesi sebagai petani sayur hidroponik. Usahanya terbilang kecil-kecilan karena ia menjalaninya usai terkena PHK dari tempatnya bekerja.

Bang Tani berbagi kisah lewat utas di Twitter pada 12 Agustus lalu. Di sini ia bercerita soal perjalanan karirnya yang sempat menduduki jabatan manajer di sebuah perusahaan farmasi asal Jerman. Jabatan ini diemban sejak tahun 2003 hingga 2016.

Selama menjadi manajer, Bang Tani punya gaji besar, rumah, kendaraan dan segala fasilitas. Ia pun memiliki banyak teman dan sering diajak reuni atau sekadar nongkrong. Namun semua keadaan berbanding terbalik ketika perusahaan tempatnya bekerja mendadak bangkrut dan ia terkena PHK. Ia pun memilih menjadi petani.

mantan manager jadi petani sayurmantan manager jadi petani sayur Foto: twitter @malaikatisrail

Baca juga : Mantan OB Jadi Petani, Sebulan Penghasilannya Rp 15 Juta

"Tahun 2016 perusahaan mengambil kebijakan untuk tutup operasional di Indonesia dan semua karyawan di PHK dengan alasan pailit. Di PHK dari perusahaan Asing Trus melamar ke perusahaan lokal tidak ada yang mau terima karna standar gaji yang sudah tinggi meski sy mau nego hanya 1/3 dari gaji sebelumnya," ujar Bang Tani.

Kemudian dengan uang tabungan seadanya, Bang Tani mulai mencoba bertani. Namun tak semudah yang ia bayangkan, bibit sayuran yang ia tanam berkali-kali gagal. Ia pun mencoba membuat kebun hidroponik namun lagi-lagi gagal panen karena belum paham dengan tekniknya.

Setelah lama berusaha, belajar dan mengeluarkan banyak modal, akhirnya Bang Tani bisa panen kangkung hidroponiknya. Masalahnya belum selesai karena Bang Tani kesulitan menjual kangkung hidroponiknya.

mantan manager jadi petani sayurmantan manager jadi petani sayur Foto: twitter @malaikatisrail

Para tetangga bahkan sempat menertawakan harga seikat kangkung seharga Rp 10 ribu yang dijual Bang Tani karena dianggap terlalu mahal. Tak putus asa, Bang Tani menawarkan ke warga di perumahan mewah, lagi-lagi ia ditolak karena sayuran hidroponiknya tak sesuai standar. Sampai pada akhirnya ia membuat kemasan dan sticker pelengkap untuk sayurannya. Mulai dari sini ia punya beberapa langganan.

"Sambil menaman lagi kali ini tidak hanya kangkung, namun juga pakchoy, samhong, dan beberapa jenis lettuce. Hasil bicara sama ibu ibu pembeli yg berikan saran untuk variasi tanaman. Keuntungan dari jualan saya belikan pipa dan mesin untuk buat 300 lobang tanam. Dan terus berkembamg hingga punya 2400 lobang tanam bisa panen sekitar 800-1000 pack/bulan omset berkisar 8 jt-10 jt dan pendapatan bersih 6-8 juta/bulan itu. Malam saya panen dan packing, subuh hingga jam 9 sudah selesai antar. Waktu itu nggak nawarkan lagi udah ada langganan," beber Bang Tani.


Usahanya yang berjalan mulus ini kemudian harus kembali bangkrut pada tahun 2018 dan membuat Bang Tani memilih bekerja di perusahaan pakan ikan. Setelah tabungannya cukup, ia kembali melanjutkan sebagai petani.

Kini sayuran hidroponik dari kebunnya memang tidak terlalu menghasilkan banyak hasil panen tapi cukup untuk memutar roda ekonomi Bang Tani.

"Nabung sedikit demi sedikit dan 2019 saya mundur dari perusahaan kembali memulai hidroponik hingga saat ini. Meski baru punya 1200 lobang tanam dan hanya jualan online dan titip ke warung. Alhamdulillah sekarang kehidupan mulai membaik. Meski orang orang lihat saya hanya penjual sayur namun saya lebih punya waktu untuk keluarga dan bisa berbagi ilmu ke yang lain. Semoga bisa berbagi juga untuk teman teman semua," pungkas Bang Tani.

mantan manager jadi petani sayurmantan manager jadi petani sayur Foto: twitter @malaikatisrail

Baca juga : Jadi Pilot Sejak 1997, Pria Ini Sekarang Sibuk Jualan Mie Ayam

Kisah pasang surut kehidupan dari Bang Tani ini kemudian membuat banyak netizen menyemangati Bang Tani.

"Anda luar biasa, semoga bisa menginspirasi lebih banyak lagi. semoga bisa kembali sukses," ujar netizen.

"Semua pernah jatuh, cuman yang berbeda bagaimana tetap struggle untuk bangkit. Terima kasih pengalaman hidup yang sangat menginsipirasi pak. Semoga selalu lancar rezeki barokahnya," puji netizen.



Simak Video "Bikin Laper: Santap Ikan Kerapu Raja dan Udang Vaname"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)