Nasi Jinggo, 'Nasi Kucing' Versi Bali yang Sedap dan Murah Meriah

Lusiana Mustinda - detikFood Rabu, 12 Agu 2020 10:00 WIB
Indonesian Food Nasi jinggo. Foto: Getty Images/iStockphoto/antoshkaphoto
Jakarta -

Nasi jinggo berasal dari daerah Bali. Nasi dengan paduan lauk yang lengkap ini biasanya dikemas dengan porsi kecil. Dari segi bahasa, jinggo diambil dari bahasa Hokkien yang berarti 'seribu lima ratus'. Ini sesuai dengan harga pasaran nasi jinggo sebelum terjadi krisis moneter di Indonesia.

Versi lain menyebutkan jinggo berasal dari judul film dengan judul 'Djanggo' yang sangat populer kala itu. Ada juga yang menyebutkan jinggo berarti 'jagoan' yang dikenal sebagai pengendara motor asal Bali yang sangat menyukai nasi jinggo tersebut.

Nasi jinggo Bali sudah ada sejak tahun 1990-an. Saat itu penikmat nasi masih belum banyak dan nasi jinggo sering dinikmati oleh sopir-sopir yang berasal dari luar Kota Denpasar. Ada juga yang mengatakan nasi jinggo Bali sudah ada sejak tahun 1980-an. Menurut para penjual, nasi jinggo pertama kali dijual di kawasan Jalan Gajah Mada, Denpasar. Tepatnya di dekat Pasar Kumbasari.

Nasi jinggo khas Bali sama seperti nasi kucing yang ada di Yogyakarta. Akan tetapi yang membedakannya adalah isi dan bentuk bungkusannya. Nasi jinggo berisi sekepal nasi, ayam sisit, potongan tempe kecil-kecil, mi goreng, serundeng dan sambal.

Untuk mencicipnya, kamu bisa mampir ke penjual nasi jinggo yang ada di sekitaran jalan Hayam Wuruk. Salah satu kedai yang bisa dicoba adalah warung milik Putu Sumiasih. Nasi jinggo racikan Putu ini terdiri dari potongan daging sapi atau ayam, mi goreng, sambal serta nasi.

Harga seporsi nasi jinggo dibanderol Rp 5 ribu. Cara membungkus nasi jinggo dibungkus dengan daun pisang. Kalau ingin membuat sendiri di rumah, kamu bisa cek resep nasi jinggo khas Bali berikut ini:

Indonesian FoodNasi jinggo. Foto: Getty Images/iStockphoto/antoshkaphoto


Resep Nasi Jinggo (Bali)

Bahan:
400 gr beras
400 ml air
2 lembar daun salam
1/2 sdt garam

Ayam suwir pedas
1 potong dada ayam, rebus dengan 2 cm jahe
3 sdm minyak untuk menumis

Haluskan
3 butir bawang merah
2 siung bawang putih
3 buah cabai merah keriting
1 cm kunyit
1 cm kencur
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
100 ml air

Serundeng:
1/4 kelapa parut
3 butir bawang merah
2 lembar daun salam
1/2 sdt garam
1 sdt gula pasir

Cara membuat nasi jinggo:


1. Nasi: didihkan air bersama daun salam dan garam. Masukkan beras, aduk dan masak sampai air terserap, angkat. Kukus beras selama 45 menit atau sampai matang dan angkat. Bisa juga dimasak dengan rice cooker.
2. Ayam suwir pedas: suwir daging ayam rebus. Tumis bumbu halus sampai harum dan matang, masukkan daging ayam suwir dan air. Aduk rata. Masak sampai air habis, angkat.
3. Serundeng: aduk kelapa parut bersama bumbu halus. Panaskan di atas api sedang sambil terus diaduk hingga kering dan angkat.

Indonesian FoodCara membungkus nasi jinggo. Foto: Getty Images/iStockphoto/antoshkaphoto

Nasi jinggo bisa ditambahkan dengan lauk pelengkap lainnya seperti mi goreng hingga bawang merah goreng.



Simak Video "Nasi Sela, Makanan Khas Desa Adat Tenganan Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)