Jajanan Ndeso Ngangeni

Bukan dari Ambon, Ini 5 Fakta Bika Ambon yang Populer di Medan

Riska Fitria - detikFood Selasa, 11 Agu 2020 13:30 WIB
Fakta tentang kue bika ambon Foto: iStock
FOKUS BERITA Jajanan Ndeso Ngangeni

4. Hanya Awet Sampai 3 - 4 Hari

Fakta tentang kue bika ambonFakta tentang kue bika ambon Foto: iStock

Kue bika ambon tidak bisa bertahan lama, itu karena pada proses pembuatannya tidak menggunakan bahan pengawet sedikit pun. Jika menggunakan bahan pengawet itu bisa merusak kualitas dari kue bika ambon itu sendiri.

Tekstur kue bika ambon tidak akan lembut dan mudah mengeras. Oleh karena itu, kue bika ambon hanya bisa bertahan beberapa hari saja, sekitar tiga hingga empat hari dalam suhu ruangan. Setelahnya rasa kue bika ambon akan berubah jadi asam.

Hal tersebut juga membuat kue bika ambon yang dijual selalu cepat habis. Biasanya penjual kue bika ambon tidak membuat kue ambon dalam jumlah yang banyak. Nah, sebaiknya jika kamu ingin membeli kue bika ambon bisa memesan langsung ke penjual.

5. Varian Bika Ambon yang Kekinian

Fakta tentang kue bika ambonFakta tentang kue bika ambon Foto: iStock

Kue bika ambon yang original dikenal berwarna kuning. Selain itu, memiliki aroma kelapa yang kuat dan rasanya yang manis. Namun, semakin berjalannya waktu varian kue ambon banyak diinovasikan. Kini variannya lebih kekinian.

Banyak penjual yang mengkreasikan dengan berbagai rasa, seperti rasa nangka, moka, pandan, durian hingga keju dan cokelat. Tak hanya rasanya saja, warna kue bika ambon juga lebih berwarna-warni.

Warnanya mengikuti rasa yang ditawarkan, misalnya hijau untuk rasa pandan, kuning terang untuk rasa keju, krem untuk rasa durian dan lainnya. Pada toppingnya selalu dihias dengan potongan daun pandan mungil.

Baca Juga : Mau Praktis? Pesan Saja Lapis Legit dan Bika Ambon Online di Sini

Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua


Simak Video "Bikin Laper: All You Can It Sabu-sabu Kuah Tomyam di Serpong"
[Gambas:Video 20detik]

(raf/odi)
FOKUS BERITA Jajanan Ndeso Ngangeni
FOKUS BERITA Jajanan Ndeso Ngangeni