Jajanan Ndeso Ngangeni

5 Fakta Uli Ketan, Jajanan Jadul yang Kini Tampil Kekinian

Yenny Mustika Sari - detikFood Jumat, 07 Agu 2020 09:00 WIB
Fakta tentang tape uli Foto: iStock
FOKUS BERITA Jajanan Ndeso Ngangeni
Jakarta -

Walau aslinya jajanan kampung, uli ketan tak kehilangan pamor. Bahkan sekarang muncul uli ketan yang lebih kekinian dengan varian isi. Yuk, simak 5 faktanya!

Uli ketan merupakan jajanan tradisional yang terbuat dari beras ketan. Cara membuatnya, beras ketan ditanak lalu ditumbuk hingga teksturnya kenyal. Biasanya disajikan dalam bentuk persegi.

Untuk menikmati uli ketan ada banyak cara. Yang paling populer dimakan bersama tape ketan hitam. Jajanan satu ini sangat populer di Jakarta dan kerap disebut dengan tape uli.

Berbeda lagi dengan di Jawa Tengah, biasanya uli ketan ini disebut jadah. Jadah biasanya disantap dengan tempe bacem goreng dan cabe rawit. Jajanan ini banyak dijual di pasar tradisional, biasa juga disajikan saat hajatan.

Berikut 5 fakta seputar uli ketan, jajanan jadul yang kini tampil kekinian.

1. Asal Uli Ketan

Fakta tentang tape uliFakta tentang tape uli Foto: iStock

Uli Ketan umum dikenal sebagai makanan khas Betawi. Masyarakat Betawi sering menyajikan uli ketan saat perayaan lebaran Idul Fitri maupun Idul Adha. Dilansir dari Budaya Indonesia (24/6), uli ketan dulunya disajikan saat prosesi mengiringi pemotongan kerbau andilan sebagai tradisi menjelang lebaran.

Uli ketan khas Betawi juga punya makna kebersamaan dan kesederhanaan yang cukup kental. Makna kebersamaan terlihat dari proses pembuatannya dimana sang pria bertugas menumbuk ketan dan wanita bertugas memasak.

Tak hanya dari Betawi saja, uli ketan juga banyak dibuat masyarakat Jawa Tengah. Di sana uli ketan disebut sebagai jadah. Untuk menikmatinya dihidangkan bersama tempe bacem goreng.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
FOKUS BERITA Jajanan Ndeso Ngangeni
FOKUS BERITA Jajanan Ndeso Ngangeni