Selain Fetish Kain Jarik, Ada Food Fetish yang Dipicu karena Makanan

Riska Fitria - detikFood Sabtu, 01 Agu 2020 16:00 WIB
Food Fetish yang Dipicu karena Makanan Foto: iStock
Jakarta -

Di tengah ramainya kasus fetish kain jarik, ternyata ada juga istilah food fetish atau fetish makanan. Apa tanda-tanda food fetish?

Food fetish adalah rangsangan seksual yang dialami oleh seseorang dengan melibatkan makanan. Misalnya buah-buahan tertentu seperti mentimun, pisang, terong, sosis atau lainnya yang dapat memicu gairah seksual seseorang karena bentuknya yang seperti Mr. P.

Begitupun dengan buah-buahan yang berbentuk seperti buah dada, bokong hingga vagina. Jadi, makanan-makanan tersebut dijadikan sebagai pengganti bagian tubuh tertentu. Seperti pada iklan kondom dengan bintang iklan Hannah Carl's Jr. Dalam iklan tersebut menampilkan buah wortel yang dipasangkan kondom.

Food Fetish yang Dipicu karena MakananFood Fetish yang Dipicu karena Makanan Foto: iStock

Baca Juga : Ini 5 Mukbang Kontroversi yang Bikin Netizen Geram

Tak hanya pada iklan saja, food fetish juga terlihat dalam film-film. Seperti adegan wanita yang menggunakan makanan untuk memikat lawan jenis. Misalnya adegan mengigit makanan dengan gaya yang genit dan menggoda.

Food fetish ini dialami oleh seorang aktor bernama Matthew McConaughey. Ia mengaku sering terangsang dengan jenis makanan tertentu. Matthew mengungkap dirinya menyukai aroma lotion untuk berjemur karena berbau seperti kelapa yang mengingatkan dengan buah kelapa.

Menaggapi food fetish, seorang psikolog berpendapat bahwa setiap orang memiliki rangsangan pada satu jenis makanan. Rangsangan makanan juga bisa timbul karena situasi atau pun tempat. Misalnya seorang pria yang ingin tempat tenang untuk minum kopi sambil melihat wanita-wanita cantik lewat.

Food Fetish yang Dipicu karena MakananFood Fetish yang Dipicu karena Makanan Foto: iStock

Namun, hal itu bukan tentang seksual. Hanya sebuah emosional pada makanan. Menurut psikolog, otak kita memiliki rahasia yang menarik mengenai makanan apa yang membuat bergairah, lapor Rocket and Relish Hal tersebut tidak melulu soal seksual. Seperti fenomena mukbang misalnya.

Mukbang dikenal sebagai rekaman video yang memperlihatkan pembawa acara makan makanan dalam porsi yang besar. Fenomena mukbang berawal dari Korea Selatan pada 2010. Mukbang berawal dari kecintaan seseorang pada makanan. Karenanya pembawa acara tampak antusias setiap suapan makanan yang masuk ke mulutnya.

Fenomena mukbang menjadi populer hingga ke seluruh dunia. Kini mukbang tidak hanya sekadar kecintaan pada makanan, tetapi juga sebagai hobi yang dibayar atau bahkan telah menjadi profesi dengan bayaran yang tinggi. Seperti mukbanger asal Korea Selatan bernama Park Seo-Yeon yang mendapat bayaran sebanyak Rp 132 juta berkat konten mukbangnya.

Food Fetish yang Dipicu karena MakananFood Fetish yang Dipicu karena Makanan Foto: iStock

Tak bisa dipungkiri konten mumbang memang selalu menarik banyak orang. Seperti yang diungkap oleh Thalia Carrilo, seorang penggemar mukbang. Ia mengaku video mukbang dapat mempengaruhi nafsu makannya.

"Saya menonton mukbang ketika saya makan sendirian di kamar saya. Jadi saya merasa ada teman. Saat itu Trisha Paytas mukbang KFC. Saya berhentikan video itu dan memesan seember ayam," tutur Thalia Carrilo, seperti yang dikutip dari Medium.com.

Kecintaan pada makanan juga membuat mukbanger banyak yang makan makanan ekstrem. Seperti yang viral di media sosial, para mukbanger nekat makan makanan super pedas, gurita hidup, hingga hewan-hewan yang mengerikan lainnya.


Baca Juga : Viral Vlogger Mukbang yang Diduga Minta Pertolongan Lewat Videonya



Simak Video "Es Timun Suri Cincau, Segar dan Manis untuk Buka Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)