Tak Hanya China, Pasar Tradisional di India Masih Jual Daging Anjing

Sonia Basoni - detikFood Jumat, 17 Jul 2020 15:00 WIB
Pasar di India Jual Daging Anjing Foto: PETA
Jakarta -

Tak hanya di China, beberapa pasar tradisional di India masih jual daging anjing. Di sana mereka juga menjual tangan monyet sampai daging landak.

Sebuah video yang diunggah oleh organisasi pelindung hewan People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), ada banyak anjing hidup yang diikat di dalam karung di sebuah lokasi di India. Anjing-anjing malang ini tengah menanti giliran untuk disembelih dan dijual dagingnya.

Baca Juga: Warga China Tetap Semangat Sambut Festival Daging Anjing di Kota Yulin

Pasar di India Jual Daging AnjingPasar di India Jual Daging Anjing Foto: PETA

Dilansir dari Ladbible (17/07), rupanya video ini diambil di salah satu pasar yang ada di Dimapur, Nagaland, India. PETA menjelaskan bahwa mereka terkejut menemukan banyaknya kekerasan hewan di sana. Tindakan ini melanggar undang-undang perlindungan satwa liar dan hak-hak hewan.

Di sana mereka menemukan banyaknya potongan tubuh monyet berupa tangan yang sudah dibakar. Tangan-tangan monyet ini kemudian dijual seperti daging sapi. Ada juga penjual yang menawarkan daging landak di sana.

"Pasar-pasar ini tempat di mana hewan hidup dibeli dan dijual merupakan tempat berkembang biak untuk penyakit mematikan dan bersarangnya virus," klaim PETA.

Pasar di India Jual Daging AnjingPasar di India Jual Daging Anjing Foto: PETA

Di pasar Keera Bazaar contohnya, PETA menemukan ada puluhan anjing yang dibunuh untuk diambil dagingnya dan dijual.

"Pemerintah Nagaland baru-baru ini melarang penjualan daging anjing, tapi sayangnya perdagangan kejam ini masih terus berlanjut di beberapa wilayah India," lanjut perwakilan dari PETA.

PETA menjelaskan bahwa pasar tradisional merupakan tempat yang kejam dan sangat kotor. Jual beli daging di sana tentunya bisa menyebabkan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia.

Pasar di India Jual Daging AnjingPasar di India Jual Daging Anjing Foto: PETA

"Selama pasar yang menjual hewan hidup masih boleh beroperasi, manusia akan terus berada di dalam risiko terserang penyakit. Sementara hewan yang tak terhitung jumlahnya akan terus menanggung kekerasan dan kematian yang menyakitkan," jelas Elisa Allen selaku direktur PETA.

Kini PETA tengah mengajak banyak orang untuk ikut dalam kampanye yang menekan pemerintah di berbagai negara, untuk melarang aktivitas jual beli daging hewan liar.

Komedian dan aktor Ricky Gervais asal Inggris juga menyuarakan hal yang sama. Ia bahkan menekan agar pasar Tomohon di Manado yang menjual hewan liar untuk ditutup segera. Ia menganggap pasar Tomohon memiliki risiko penyebaran virus yang sama seperti pasar Huanan di Wuhan, China.

Baca Juga: Waspada Virus Corona, Pasar Tomohon Berhenti Jual Kelelawar



Simak Video "Mencoba Thai Tea Kekinian, Murah dan Segar"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)