Fakta Ikan Blobfish, Ikan Jelek yang Rasa Dagingnya Tawar

Devi Setya - detikFood Minggu, 12 Jul 2020 15:00 WIB
ikan blobfish Foto: fact sea/istimewa

2. Ditemukan pada 2003

ikan blobfishikan blobfish Foto: fact sea/istimewa


Ikan blobfish yang tinggal di laut dalam ini sebenarnya memiliki bentuk yang normal ketika ada di dalam laut. Namun saat dibawa ke darat, bentuknya akan berubah jadi lembek sehingga tubuhnya langsung terlihat aneh.

Tubuh ikan blobfish didominasi gelatin yang teksturnya lembek dan kenyal. Seorang peneliti menemukan ikan blobfish di Norfolk Ridge, Selandia Baru. Saat pertama ditemukan, ikan ini mendapat julukan Bobby. Jadi tak heran kalau banyak yang menyebut ikan blobfish sebagai Mr Bobby.

Karena keunikannya, ikan blobfish kini justru jadi buruan para peneliti. Banyak yang mencari tahu soal cara berkembang biak serta habitat hidup ikan blobfish. Hingga kini, peneliti belum mengetahui cara ikan blobfish berkembang biak.

3. Tidak memiliki tulang dan gigi

Daging ikan blobfish dipenuhi gelatin yang lembek, selain itu ikan ini juga tidak memiliki tulang maupun gigi. Blobfish hanya memiliki tulang lembut dan halus, berbeda dengan ikan jenis lain yang cenderung punya banyak tulang di sekeliling tubuhnya.

Gelatin pada tubuh ikan blobfish berfungsi untuk membantu bertahan hidup di laut dalam yang umumnya memiliki tekanan tinggi. Gelatin juga berfungsi sebagai pelampung agar ikan tidak perlu mengeluarkan energi besar saat bergerak melawan arus dasar laut.

Ikan blobfish juga tidak memiliki gigi. Jika dilihat bagian mulutnya, ikan ini tampak seperti memiliki bibir tebal dengan gusi di bagian dalam mulutnya. Ikan blobfish tidak memerlukan gigi untuk mencabik mangsanya karena makanan hariannya hanyalah plankton dan makhluk kecil di dasar laut.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3