Penjual Bubur Ayam Ini Pasang Poster Cara Makan Bubur Diaduk dan Tidak

Riska Fitria - detikFood Selasa, 07 Jul 2020 11:30 WIB
Kelebihan cara makan bubur ayam diaduk dan tidak diaduk Kelebihan cara makan bubur ayam diaduk dan tidak diaduk Foto: iStock
Jakarta -

Selalu ada perdebatan soal cara makan bubur ayam diaduk dan tidak diaduk. Penjual bubur ini pasang poster cara makan bubur di warungnya.

Bubur ayam populer sebagai menu sarapan orang Indonesia. Disamping kelezatan rasanya, makan bubur ayam juga menyimpan hal unik pada cara makannya. Ada banyak aliran cara makan bubur ayam yang ramai diperdebatkan.

Salah satu aliran tersebut adalah cara makan bubur ayam diaduk dan tidak diaduk. Meski terdengar sepele, tetapi hal itu jadi perdebatan panjang. Mengingat setiap orang pasti memiliki selera tersendiri.

Kelebihan cara makan bubur ayam diaduk dan tidak diadukKelebihan cara makan bubur ayam diaduk dan tidak diaduk Foto: iStock

Baca Juga : Bikin Senyum! Begini Tata Cara Makan Bubur Ayam Tak Diaduk

Perdebatan tersebut akhirnya ditanggapi langsung oleh salah satu penjual bubur ayam. Seorang penjual bubur ayam gerobakan menanggapi dengan memasang sebuah poster. Pada poster tersebut dituliskan perbedaan tentang dua aliran cara makan bubur ayam, yaitu diaduk dan tidak diaduk.

Masing-masing cara makan bubur ayam memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan bubur ayam diaduk adalah lebih muda dicerna, lebih mudah sampai ke lambung, semua rasa tercampur sempurna. Sementara kekurangannya adalah tidak terlihat estetik dan mengurangi nafsu makan sebagian besar orang.

Berbeda dengan kelebihan bubur ayam tidak diaduk seperti terlihat dan terjaga tetap estetik, meningkatkan nafsu makan sampai 30% dan menambah sugesti rasa enak. Sementara kekurangannya adalah rasa tidak tercampur sempurna dan lebih susah dicerna karena tidak lembut.

Kelebihan cara makan bubur ayam diaduk dan tidak diadukKelebihan cara makan bubur ayam diaduk dan tidak diaduk Foto: Twitter @ombotaakk

Penjual bubur ayam yang memasang poster tersebut langsung viral di media sosial setelah dibagikan oleh pengguna Twitter dengan akun @ombotaakk. Pengguna Twitter itu mengaku salut dengan kekreatifan si penjual bubur.

"Tukang bubur ayam yang mengedukasi. Keren bang!," tulisnya pada (06/07).

Rupanya penjual bubur ayam dengan poster itu berada di Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah. Bubur ayam tersebut dikenal dengan nama Bubur Ayam Jakarta. Satu porsi bubur ayam dibanderol sekitar Rp 10.000. Kepada detikcom (07/07) Ninik, pemilik warung bubur ayam itu menyebut alasannya mengapa memasang poster unik tersebut.

"Cuma pelengkap saja sih, Saya kasih seperti itu karena kebiasaan orang makan. Kan ada yang diaduk dan tidak diaduk," ujar Ninik.

Bubur ayamBubur ayam Foto: Getty Images/iStockphoto/ferlistockphoto

Pemasangan poster tersebut ternyata bisa menjadi daya tarik tersendiri. Lebih lanjut, Ninik juga menceritakan bahwa posternya tersebut sering ditanggapi oleh pembelinya.

"Biasanya yang suka nanya itu dai anak kecil. Kalau yang lain itu cuma dibaca sekilas aja sambil nunggu pesanan bubur ayam dibuat," tutur Ninik.

Unggahan tersebut langsung viral dan ramai ditanggapi oleh netizen di media sosial. Banyak netizen yang terheran-heran dengan pemasangan poster unik tersebut.

"Makan Rp 10 ribu aja harus mikir dulu," tulis netizen.

"Semoga kedepannya ada tukang bubur yang mengedukasi tentang teori makan bubur ayam pakai tangan dan disedot," tulis netizen lainnya.

bubur ayam disedotbubur ayam disedot Foto: detikom

Pasalnya, aliran cara makan bubur ayam tidak hanya diaduk dan tidak diaduk, tetapi ada juga seperti aliran cara makan bubur dipisah. Jadi penyajian bubur dan toppingnya disajikan dalam wadah yang berbeda.

Selain itu, ada juga aliran cara makan bubur ayam pemilih topping. Itu karena biasanya banyak dari pelanggan bubur ayam yang tidak menyukai salah satu atau beberapa dari topping bubur ayam.

Ada lagi yang tak kalah unik, yaitu aliran makan bubur ayam disedot. Ya, alih-alih menggunakan mangkuk dan sendok, pada cara makan bubur ayam ini disajikan dalam wadah plastik. Kemudian dimakan dengan cara disedot menggunakan sedotan plastik besar.

Baca Juga : 5 Sekte Bubur yang Bikin Geger, Ada yang Dipisah sampai Disedot!



Simak Video "Menjajal Bubur Ayam Bandi yang Eksis Sejak 1998"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)