5 Kelakuan Turis yang Menyebalkan Saat Kulineran

Riska Fitria - detikFood Sabtu, 04 Jul 2020 19:00 WIB
kelakuan turis yang menyebalkan saat kulineran Kelakuan turis yang menyebalkan saat kulineran Foto: Facebook Tyas Palar

4. Makan di Transportasi Umum

kelakuan turis yang menyebalkan saat kulinerankelakuan turis yang menyebalkan saat kulineran Foto: iStock

Baik di dalam maupun luar negeri, memiliki aturan berupa larangan untuk makan dan minum di transportasi umum. Hal tersebut agar tidak ada makanan dan minuman yang tercecer sehingga menimbulkan sampah dan menjadi kotor. Di Indonesia, peraturan itu sudah diberlakukan, di Transjakarta, MRT hingga KRL.

Negara yang terkenal ketat dengan aturan larangan makan dan minum di transportasi umum adalah Singapura. Singapura telah menetapkan bahwa makan dan minum di transportasi umum adalah tindak ilegal. Masyarakat Singapura tidak menginginkan transportasi umum di sana menjadi kotor.

Jika turis kedapatan melanggar aturan tersebut maka akan dikenakan denda. Dendanya sekitar 500 Dollar Singapura atau setara dengan Rp 5.234.605. Aturan yang sama juga diberlakukan di Diubah. Jika melanggar akan dikenakan denda sebesar Rp 400 ribuan.

5. Numpang Wifi di Kafe atau Restoran

kelakuan turis yang menyebalkan saat kulinerankelakuan turis yang menyebalkan saat kulineran Foto: iStock

Adanya kafe atau restoran tentu saja untuk orang-orang dapat memanjakan perut. Biasanya untuk membuat nyaman pengunjung, pemilik tempat makan itu menyediakan wifi gratis. Namun, yang menyebalkan adalah ketika datang ke kafe atau restoran hanya untuk numpang wifi tanpa memesan makanan satu pun.

Kelakuan menyebalkan itu sering dilakukan oleh turis-turis ketika traveling sambil kulineran di negara-negara asing. Kelakuan turis itu tentu saya membuat pemilik gerai makan menjadi geram. Itu karena biasanya mereka menempati tempat duduk yang seharusnya untuk pengunjung makan di sana.

Untuk menyelesaikan masalah ini biasanya, pemilik gerai makanan tidak sembarang memberikan password wifi. Untuk bisa menikmati wifi, biasanya pemilik gerai menyarankan untuk menanyakan langsung ke salah satu pegawai dan meminta pegawai tersebut yang menuliskan password wifi itu. Atau ada yang mencantumkan password di setiap struk pembayaran makanan.

Baca Juga : Miris, 5 Kelakuan Buruk Turis yang Tak Bisa Bayar Makanan di Bali

Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua


Simak Video "Cicip Ayam Potong Murah tapi Rasa Nggak Kaleng-kaleng"
[Gambas:Video 20detik]

(raf/odi)