Selain Kucing Hitam, Empedu Beruang Juga Jadi Obat Populer Virus Corona

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 02 Jul 2020 19:30 WIB
Empedu Beruang Foto: Nat Geo/Ist

4. Harganya mahal

Empedu BeruangEmpedu Beruang Foto: Nat Geo/Ist

Di China sendiri mengonsumsi empedu beruang untuk obat tidak dilarang. Tapi menangkap beruang liar untuk diambil empedunya merupakan tindakan ilegal yang melarang hukum. Sama seperti hewan eksotik lainnya empedu beruang ini punya harga mahal.

Kisaran harga empedu beruang ini tak banyak berubah selama beberapa puluh tahun terakhir. Harganya tetap tinggi di pasaran. Di Jepang harga empedu beruang ini kisarannya mencapai angka USD 153 (Rp 2,2 juta) per gram.

Harga ini sangat mahal karena setara dengan harga emas. Bahkan di pasar asing harga satu buah empedu beruang nilanya bisa mencapai ribuan dollar Amerika tergantung ukurannya.

5. Mengancam kesehatan manusia

Empedu BeruangEmpedu Beruang Foto: Nat Geo/Ist

Meski dipasarkan sebagai obat, tapi empedu beruang bisa mengancam kesehatan manusia. Hal ini diungkapkan oleh Aron White, selaku pecinta hewan yang tergabung dalam organisasi Environmental Investigation Agency (EIA).

"Dimakan sebagai makanan atau obat, daging hewan liar ini memiliki risiko yang tinggi untuk kesehatan manusia. Semua hewan liar yang disembelih, dikumpulkan, disimpan dan dikonsumsi memiliki risiko yang sama," jelas Aron.

"Peternakan beruang sampai peternakan macan juga punya isu kesehatan yang sama," lanjut Aron. Hal ini berkaitan dengan lingkungan peternakan yang buruk, proses penyembelihan daging yang kotor, hingga cara mengemasnya yang bisa membahayakan kesehatan.

Baca Juga: Disebut Bisa Jadi Obat Corona, Kenali 5 Fakta Soal Jamu Temulawak

Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua


Simak Video "Nyobain Kue Pukis KFC, Rasanya Premium Banget!"
[Gambas:Video 20detik]

(sob/odi)