Telur Penyu Tingkatkan Vitalitas Pria? Faktanya Malah Bahaya!

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 02 Jul 2020 16:00 WIB
Telur penyu Foto: Getty Images/iStockphoto/ymgerman

4. Konsumsi telur penyu untuk tingkatkan vitalitas itu mitos

Telur penyu bisa dijual mentah atau matang dengan cara direbus. Untuk yang matang, penjual ada yang menyajikannya dengan potongan daun pandan supaya tidak amis. Tak seperti telur ayam atau bebek, saat direbus kuning dan putih telur penyu tidak bisa matang sempurna meski sudah direbus lama.

Konsumsi telur penyu digadang-gadang bisa meningkatkan vitalitas pria, namun ini ternyata hanya mitos. Rosek Nursahid dalam IG Live Profauna bersama Yayasan Penyu Indonesia mengatakan, "Kalau soal khasiat sebagai penambah vitalitas itu cuma mitos. Memang betul, daging penyu mengandung protein, namun tidak beda jauh dengan telur ayam. Jadi, kenapa mengorbankan satwa langka untuk dapat protein yang setara dengan telur ayam."

Di samping itu, situs resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkap satu-satunya hal yang membedakan telur penyu dengan telur ayam adalah kandungan kolesterolnya. Jumlahnya sampai 20 kali lipat.

Baca Juga: Jangan Buru Penyu Demi Vitalitas, Khasiatnya Nggak Beda Jauh Telur Ayam

Telur penyuTelur penyu Foto: Getty Images/iStockphoto/ymgerman

5. Konsumsi telur penyu justru berbahaya
Dilihat dari jumlah kolesterolnya yang tinggi, konsumsi telur penyu justru berbahaya. Penumpukan kolesterol bisa menyumbat aliran pembuluh darah yang pada akhirnya menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Selain itu, KKP menyebut telur penyu mengandung senyawa beracun yang disebut PCB (polychlorinated biphenyl), suatu senyawa organoklorine yang biasa digunakan dalam industri dengan sifat tidak mudah larut di dalam air tetapi larut di dalam minyak/lemak. Selain PCB, di dalam telur penyu juga mungkin mengandung bakteri, parasit, serta senyawa logam berat seperti merkuri dan organoklorin.

Kalau tetap mengonsumsi telur penyu, ada kemungkinan seseorang alami gejala diare, mual-mual disertai muntah, gangguan syaraf, hingga risiko penyakit ginjal dan kanker.

Sudah banyak peristiwa keracunan dan meninggal yang terjadi saat seseorang mengonsumsi penyu. Tahun 2010 misalnya, di Dusun arak Batu Desa Sinakak Kecamatan Pagai Selatan, tiga orang meninggal dan 111 orang masuk Puskemas karena konsumsi penyu.

Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua


Simak Video "Toring, Soto Khas Klaten Anti Becek"
[Gambas:Video 20detik]

(adr/odi)