Erna Djajadiningrat, Wanita di Balik Bekal Makan Para Pejuang Kemerdekaan

ADVERTISEMENT

Erna Djajadiningrat, Wanita di Balik Bekal Makan Para Pejuang Kemerdekaan

Devi Setya - detikFood
Kamis, 02 Jul 2020 10:30 WIB
erna djajadiningrat dapur umum pejuang
Foto: istimewa

2. Menghimpun bahan makanan


Layaknya dapur umum lainnya, di kediaman Erna ini juga jadi tempat menghimpun bahan makanan dan kebutuhan pokok bagi para pejuang. Aneka bahan makanan seperti ikan asin, daging kering, gula, kopi, beras dan aneka bahan makanan lain diolah di dapur umum.

Setelah menjadi masakan siap santap, barulah dikirim ke garis terdepan tempat para pejuang berkumpul. Proses distribusi makanan ini dilakukan oleh Anggota Barisan Putri Indonesia serta para ibu-ibu pekerja. Hampir setiap prosesnya dilakukan oleh kaum wanita.

"Dapur umum Wani menyediakan makanan nasi bungkus untuk beratus-ratus orang dari Badan Keamanan Rakyat, Polisi Umum, dan Jawatan Kereta Api," tulis Rosihan Anwar dalam buku Sejarah Kecil "Petite Histoire" Indonesia Volume 3.

3. Dapur umum beroperasi secara kerja sama

erna djajadiningrat dapur umum pejuangerna djajadiningrat dapur umum pejuang Foto: istimewa


Dapur umum Wani pimpinan Erna ini tidaklah bekerja sendiri, dapur ini beroperasi atas kerjasama dengan beberapa pihak. Ada beberapa tokoh penting di balik pengoperasian dapur umum ini seperti Walikota Jakarta Soewirjo, Mayor Oetaryo dari Kantor Perhubungan Tentara, Mayor Kemal Idris dan Resimen Tangerang serta Mufraeni dari Resimen Cikampek.

Menjalani dapur umum yang melayani ratusan porsi makanan untuk para pejuang tidaklah mudah. Erna dan para anggota Wani patut diacungi jempol karena ikut berjuang dengan caranya sendiri.

"Erna yang dijuluki "Si Nona Keras kepala" oleh Jepang dalam menyelenggarakan dapur umum benar-benar berkarakter wani atau berani. "Ketika saya di redaksi Merdeka mendengar berita bahwa rumah tempat Erna bekerja ditembaki serdadu NICA-Belanda yang lewat, sama sekali Erna tidak panik, tetap tenang. Itulah sosok wanita pejuang," kata Rosihan."

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT