Subak dan Makanan Khas Bali, Kekayaan Autentik Pulau Dewata Wajib Tahu

Rosmha Widiyani - detikFood Selasa, 30 Jun 2020 17:30 WIB
Turis China yang datang ke Bali Foto: Turis China yang mulai banyak datang ke Bali (Thinkstock)/Subak dan Makanan Khas Bali, Kekayaan Autentik Pulau Dewata Wajib Tahu
Jakarta -

Ilustrasi Subak sebagai salah satu destinasi wisata Bali sempat muncul di Google Doodle dalam rangka memperingati pengesahan subak sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Kemunculan subak di Google Doodle itu menarik perhatian warganet. Tak heran jika sistem pengairan khas Bali tersebut masuk dalam Google Trend.

Bali memang selalu menarik perhatian wisatawan domestik dan internasional untuk dikunjungi. Kekayaan alam dan budaya di Bali seperti tak pernah membosankan untuk dinikmati. Namun jangan lupa, selain keindahan alam termasuk subak, makanan khas Bali pun sangat layak buat dicecap.

Bagi pecinta kuliner, kekayaan makanan khas Bali yang kerap diolah dengan bumbu komplit Basa Genep punya tempat tersendiri. Kelengkapan bumbu menyebabkan kuliner Bali memiliki rasa sedikit pedas yang jadi ciri utama.

Berikut makanan khas Bali yang bisa jadi alternatif wisata kuliner sambil menerapkan protokol kesehatan selama pandemi corona:

1. Ayam betutu

Dari arsip berita detik food diketahui ayam betutu adalah makanan khas Bali yang sudah sangat terkenal. Tak heran jika menu ayam betutu makin mudah diperoleh terutama untuk warga Jabodetabek. Dengan kemudahan teknologi pengolahan makanan, ayam betutu kini mulai dimasak untuk konsumsi sendiri.

2. Sate lilit

Makanan khas Bali berikutnya adalah sate lilit yang sedikit berbeda dengan hidangan serupa lainnya. Sate lilit menggunakan batang serai, tebu, atau kayu untuk menghidangkan makanan. Sedangkan sate yang biasa ditemui menggunakan lidi untuk menusuk potongan daging. Sate lilit menggunakan ikan berdaging tebal misal tuna atau tenggiri yang masih segar.

3. Nasi campur bali

Bumbu base genep menjadi rahasia rasa makanan khas Bali nasi campur yang enak dan autentik. Menurut pemilik Nasi Campur Men Wati, Man Rame, base genep mempengaruhi konsistensi rasa dan konsistensi mengelola restoran selama 60 tahun. Penggunaan Base Genep juga tradisi dari orang tua yang turun temurun.

4. Mujair Nyat Nyat

Dikutip dari situs Visit Bali, nyat nyat artinya adalah makin berkurang atau semakin menyusut. Arti kata nyat nyat merujuk pada aroma tanah pada ikan mujair yang makin berkurang setelah dimasak dengan bumbu makanan khas Bali (https://www.detik.com/tag/makanan-khas-bali). Selain itu, bumbu juga dimasak hingga layu atau menyusut hingga meresap dalam makanan.

baca juga

5. Jukut urab

Racikan makanan khas Bali (https://www.detik.com/tag/makanan-khas-bali) ini memadukan aneka sayuran segar yang renyah dengan berbagai macam bumbu. Jukut urab menggunakan santan, cabai, dan taburan bawang merah goreng menghasilkan kuliner dengan rasa yang renyah dan gurih. Hidangan juga disertai perasan jeruk limau sehingga memberi sensasi asam segar.

6. Tipat cantok

Ragam makanan khas Bali (https://www.detik.com/tag/makanan-khas-bali) tipat cantok mirip gado-gado atau lotek bumbu kacang plus potongan ketupat. Hidangan tipat cantok biasanya disertai potongan tahu plus bawang merah goreng. Paduan bumbu kacang, sayuran, dan bawang goreng memberi rasa gurih dan kenyang saat menyantapnya.

7. Nasi jinggo

Hidangan nasi jinggo ternyata menjadi makanan khas Bali (https://www.detik.com/tag/makanan-khas-bali) yang sangat digemari warga setempat. Kemasan nasi jinggo dibungkus daun pisang dengan sambal super pedas. Selain sambal, nasi jinggo biasanya disertai lauk daging ayam yang sudah disuwir, tempe goreng, dan mie goreng.



Simak Video "Nasi Sela, Makanan Khas Desa Adat Tenganan Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)