Amankah Memanaskan Wadah Plastik dalam Microwave? Ini Penjelasannya

Devi Setya - detikFood Jumat, 19 Jun 2020 10:30 WIB
Unhappy Young Woman Looking At Smoke Emitting Through Microwave Oven In Kitchen Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyPopov
Jakarta -

Isu soal wadah plastik yang dipanaskan dalam microwave memang sudah lama diperbincangkan. Tapi masih ada orang yang belum paham bahayanya.

Plastik memang sudah jadi alat makan yang umum digunakan di berbagai belahan dunia. Kita bisa dengan mudah menemukan piring, mangkuk, gelas, botol, sendok maupun garpu yang terbuat dari plastik. Tak jarang bahkan orang menggunakan wadah berbahan plastik untuk membawa bekal makanan.

Makanan yang ditempatkan di dalam wadah makan berbahan plastik memang aman dikonsumsi. Namun ada beberapa kondisi yang membuat makanan ini jadi berbahaya, salah satunya saat wadah plastik dipanaskan dalam microwave.

Dilansir dari Bold Sky (17/6) wadah plastik mengandung bahan kimia beracun. Hal ini bahkan berlaku untuk wadah plastik yang memiliki label 'microwave safe'. Label ini menunjukkan kalau wadah plastik tidak akan pecah atau meleleh saat terkena gelombang panas, tapi bukan berarti aman dari paparan bahan kimia.

Unhappy Young Woman Looking At Smoke Emitting Through Microwave Oven In KitchenUnhappy Young Woman Looking At Smoke Emitting Through Microwave Oven In Kitchen Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyPopov


Menurut penelitian, BPA (bisphenol A, bahan kimia industri yang digunakan untuk membuat plastik) yang ditemukan dalam wadah plastik menyebabkan dampak buruk dalam rentang waktu yang panjang. Zat kimia ini sangat sensitif ketika terkena gelombang panas microwave.

BPA bisa meleleh dan tercampur dalam makanan. Jika bahan ini termakan dam masuk dalam sistem pencernaan maka dampaknya dapat mempengaruhi sistem endokrin yang memproduksi hormon esterogen dan testosteron. Dalam kata lain, BPA bisa beralih sifat menjadi racun bagi tubuh.

Migrasi bahan kimia pada makanan lewat wadah plastik ini lebih banyak terjadi pada makanan berlemak seperti daging. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan yang dikemas dalam wadah plastik atau pembungkus plastik memiliki kandungan plastik di dalamnya, bahkan pada suhu ruang sekalipun.

Unhappy Young Woman Looking At Smoke Emitting Through Microwave Oven In KitchenUnhappy Young Woman Looking At Smoke Emitting Through Microwave Oven In Kitchen Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyPopov


Oleh karena itu, sangat tidak disarankan memanaskan makanan yang dikemas menggunakan wadah plastik di dalam microwave. Wadah yang paling aman digunakan yakni yang terbuat dari keramik atau wadah kaca tahan panas.

Selain wadah plastik, beberapa bahan wadah ini juga tak disarankan untuk digunakan di dalam microwave.

1. Aluminium Foil
Banyak yang beranggapan kalau alumunium foil bisa menjadi penghantar panas yang efektif. Anggapan ini tidaklah salah, wadah aluminium foil memang bisa digunakan untuk mengalasi atau membungkus makanan yang dibakar atau dipanggang menggunakan oven.

Tapi bukan berarti akan aman saat digunakan di dalam microwave. Gelombang panas microwave yang bertemu unsur logam pada aluminium foil bisa memicu percikan api. Jika lembar alumunium foil ini sudah terbakar maka akan beresiko terjadinya kebakaran.


2. Wadah kertas

Unhappy Young Woman Looking At Smoke Emitting Through Microwave Oven In KitchenUnhappy Young Woman Looking At Smoke Emitting Through Microwave Oven In Kitchen Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyPopov


Beberapa makanan dikemas menggunakan wadah kertas yang mayoritas bagian dalamnya dilapisi plastik tipis. Jangan pernah sekali-kali memasukkan wadah makanan kertas ke dalam microwave karena akan memicu kebakaran.

Gelombang panas microwave bisa memicu timbulnya api kecil yang mungkin saja menyambar wadah kertas ini. Bukan hanya beresiko kebakaran, asap dari wadah kertas yang terbakar ini juga mengandung racun yang bisa mengganggu pernapasan.

3. Styrofoam
Wadah yang satu ini sudah banyak dilarang sebagai tempat makanan. Kandungan bahan kimia pada styrofoam bisa dengan mudah larut dan mengkontaminasi makanan panas. Styrofoam juga termasuk bahan yang tak ramah lingkungan.

Bukan hanya bahaya saat dijadikan wadah makanan, styrofoam juga berbahaya ketika dipanaskan dalam microwave. Jika dipanaskan, microwave akan meleleh dan beresiko tercampur pada makanan. Yang lebih berbahaya, styrofoam bahkan bisa menyebabkan kanker.



Simak Video "Masak Masak: Resep Roti Sobek Warna-warni"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)