Gedung Pesta Diubah Jadi Gerai Chicken Rice Demi Gaji Pegawai

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 17 Jun 2020 16:00 WIB
Gedung pesta diubah jadi gerai chicken rice Foto: Chee Onn Ho @ Facebook dan Regent Restaurant
Jakarta -

Dampak COVID-19 masih saja terasa. Gedung pesta ini terpaksa menambah fungsi jadi gerai chicken rice demi menggaji para pegawainya.

Sebelum pandemi COVID-19 melanda banyak negara, gedung-gedung pesta atau jamuan selalu laris manis. Di Indonesia, misalnya, tiap akhir pekan ada saja orang yang menyewa gedung itu untuk resepsi pernikahan atau acara lainnya.

Begitupun di Malaysia dimana budaya mengadakan pesta dengan mengundang banyak orang masih jamak dilakukan. Namun semua kebiasaan itu berubah saat pandemi COVID-19. Tidak ada lagi pesta yang membuat kerumunan banyak orang.

Gedung pesta diubah jadi gerai chicken riceGedung pesta diubah jadi gerai chicken rice Foto: Chee Onn Ho @ Facebook dan Regent Restaurant

Akibatnya, orang-orang jadi membatalkan atau menunda pesta hingga batas waktu yang belum diketahui. Begitupun para pengelola gedung pesta yang akhirnya kehilangan pemasukan. Salah satunya gedung pesta di Seremban, Malaysia ini.

Baca Juga: Selama 112 Tahun, Restoran Ini Tutup Pertama Kalinya Karena Virus Corona

Dikutip dari World of Buzz (17/6), pengelola gedung tak mampu lagi menggaji pegawai mereka yang sudah setia kerja selama hampir satu dekade. Akhirnya pengelola berinisiatif menambah fungsi gedung ini.

Di siang hari mereka menjual chicken rice, olahan nasi plus ayam rebus aromatik yang populer di Singapura dan Malaysia. Nampak area berjualan ada di bagian depan gedung. Dibuka sejak 10 Juni 2020, lokasinya ada di sisi kanan.

Gedung pesta diubah jadi gerai chicken riceGedung pesta diubah jadi gerai chicken rice Foto: Chee Onn Ho @ Facebook dan Regent Restaurant

Karena lokasi ini, banyak pekerja harus rela bekerja di tengah cuaca panas dan terpaan sinar matahari. Para chef gedung pesta juga bekerja sama membuat ayam rebus, babi panggang, dan char siew untuk topping nasi.

Selain chicken rice, pengelola gedung pesta juga menawarkan nasi lemak dan bakcang. Khusus bakcang, panganan ini sengaja dipilih untuk menyambut Festival Perahu Naga yang sebentar lagi berlangsung.

Dalam wawancara dengan Sin Chew Daily, direktur pengelola restoran mengatakan awalnya para pemegang saham gedung pesta menyarankan pengurangan pegawai untuk memangkas biaya. Namun direktur pelaksana mengatakan ia tak bisa melakukan hal itu karena pegawai sudah setia bekerja selama hampir 10 tahun.

Direktur pelaksana juga tak tega harus meninggalkan para pegawainya dalam kondisi sulit. Akhirnya muncul ide menambah alih fungsi gedung pesta. Ia lantas mengakui kini usaha makanan itu kian berkembang.

Gedung pesta diubah jadi gerai chicken riceGedung pesta diubah jadi gerai chicken rice Foto: Chee Onn Ho @ Facebook dan Regent Restaurant

Beberapa netizen yang pernah coba makanan di gedung pesta ini memuji kualitasnya. Katanya makanan di sini enak dan sepadan dengan harga yang dibayarkan.

Dampak pandemi COVID-19 memang sangat dahsyat. Di Amerika saja setidaknya ada 5 restoran legendaris tutup untuk pertama kalinya. Salah satunya Philippe's the Original.

Restoran ini sudah beroperasi selama 112 tahun, tepatnya sejak tahun 1908. Pihak restoran memutuskan untuk menutup Philippe demi mencegah penyebaran virus Corona. Langkah ini diambil karena restoran tersebut tidak pernah sepi dan selalu dipenuhi oleh banyak orang yang berdesakan mengantre makanan.

Baca Juga: Virus Corona Terpa Amerika, 5 Restoran Legendaris Ini Tutup Untuk Pertama Kalinya



Simak Video "Kangen Hainan Chicken Rice ala Singapura? Ke Sini Aja!"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com